By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pemkab Tegal Pesan 2.000 APD lewat UMKM Lokal di Desa Banjaran Adiwerna
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pemkab Tegal Pesan 2.000 APD lewat UMKM Lokal di Desa Banjaran Adiwerna

Last updated: 30 Maret 2020 17:26 17:26
Jatengdaily.com
Published: 30 Maret 2020 17:16
Share
Pemerintah Kabupaten Tegal telah memesan sedikitnya 2.000 Hazmat dari pelaku UMKM di Desa Banjaran, Adiwerna. Foto: Jatengdaily.com/wing
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com)- Di tengah sulitnya mendapatkan pakaian Hazmat atau hazardous materials sebagai alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis untuk mencegah kontaminasi virus Corona, Pemerintah Kabupaten Tegal telah memesan sedikitnya 2.000 Hazmat dari pengusaha lokal.

Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal Hendadi Setiadji usai mengikuti rapat koordinasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hari Senin (30/3/2020) siang tadi.

Hendadi mengatakan, bahan dasar untuk pembuatan Hazmat tersebut sebelumnya dipesan khusus dari Jakarta dan Bandung. “Bahannya terbuat dari polypropylene spunbound dan rancangan desainnya kita gunakan seperti yang biasa dipakai petugas medis di ruang isolasi”, katanya.

Proses pembuatan pakaian ini, lanjut Hendadi, seluruhnya dikerjakan penjahit konveksi lokal di Desa Banjaran Kecamatan Adiwerna. Hendadi menuturkan, pemberdayaan sektor UMKM juga ditujukan agar perekonomian warga di bawah tetap bergerak, tidak semuanya berhenti.

Ditanya soal pendanaan, Hendadi mengungkapkan, anggaran pembuatan Hazmat tersebut berasal dari dana tak terduga APBD Kabupaten Tegal Tahun 2020. Rencananya, pakaian Hazmat tersebut diperuntukkan khusus bagi tenaga medis di RSUD dr. Soeselo dan rumah sakit lain yang merawat pasien dalam pengawasan atau suspect Corona.

Sementara dari keseluruhan jumlah pakaian yang dipesan, 170 set Hazmat sudah diterima pihaknya siang ini. “Sebelum digunakan, akan kami sterilisasi terlebih dahulu di rumah sakit”, pungkasnya. wing-she

You Might Also Like

ICMI Imbau Masyarakat Jaga Persatuan Pascapemilu
Terkuak, Penculik di Kota Tegal Ternyata Juga Cabuli Korban
Kasus COVID-19 Di Kabupaten Tegal Bertambah 3, Seorang Diantaranya Meninggal Dunia
Program Percepatan, 28 Napi Kedungpane Bebas Bersyarat
Target PAD Tinggi, Pengelolaan Parkir Dishub Demak Libatkan Pihak Ketiga
TAGGED:coronaPemkab Tegal Buat APD
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?