By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Masker Patung Obor, Simbolisasi Kampanye Gerakan Lawan Covid-19
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Masker Patung Obor, Simbolisasi Kampanye Gerakan Lawan Covid-19

Last updated: 8 April 2020 19:33 19:33
Jatengdaily.com
Published: 8 April 2020 19:33
Share
Masker berukuran jumbo yang dipesan Bupati Umi secara khusus ini dipasangkan di patung obor. Foto: Jatengdaily.com/wing
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com)– Kampanye Pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19 melalui penggunaan masker ini ditangkap serius Bupati Tegal Umi Azizah dengan mempromosikan gerakan penggunaan masker di masyarakat. Media luar ruang seperti Patung Obor di perempatan Pakembaran Slawi pun tak luput dari bidikannya.

Masker berukuran jumbo yang dipesan Umi secara khusus ini dipasang oleh staf bagian Humas Pemkab Tegal dan Dinas Perkimtaru Kabupaten Tegal hari Rabu (8/4/2020).

Umi menuturkan, pemasangan ini adalah simbolisasi gerakan pemakaian masker di masyarakat. “Tidak ada maksud lain dari pemasangan masker di patung obor tersebut selain menggunggah dan mengingatkan para pengguna jalan serta publik lainnya agar selalu gunakan masker saat berada di luar rumah”, katanya.

Jika ada yang menilai cara ini unik, Umi mengaku pihaknya hanya berupaya mengartikulasikan instruksi presiden agar penggunaan masker kain ini masif di masyarakat.

“Komunikasi publik itu caranya macam-macam dan kalau melihat di media sosial, tidak sedikit warganet kita yang ikut mengkampanyekan himbauan pemerintah ini dengan cara unik, cerdas hingga jenaka. Tujuannnya sama, membangun kesamaan persepsi yang berujung kesadaran publik”, urainya.

Pemasangan masker ini, lanjut Umi, tidak hanya di Patung Obor, sejumlah patung yang letaknya strategis di persimpangan jalan seperti pertigaan Tuwel juga dipasang masker serupa.

Kebijakan Pemerintah tersebut menurut Umi juga sudah ditindaklanjuti institusinya dengan menerapkan kebijakan sektoral area wajib masker di unit pelayanan publik pemerintah seperti rumah sakit dan Puskesmas, dimana warga juga bisa mendapatkannya gratis sepanjang masih tersedia stocknya.

Umi berharap, siapa saja bisa ikut mengafirmasi anjuran presiden tersebut demi keselamatan bersama. “Pemilik toko bisa mewajibkan pembelinya menggunakan masker kain saat akan berbelanja, jika tidak membawa, bisa diberikan gratis, hitung CSR perusahaan atau bisa membelinya dengan harga terjangkau”, katanya.

Penggunaan masker kain bagi siapa saja, imbuh Umi, sekarang sudah menjadi standar perilaku hidup bersih dan sehat, sama halnya dengan physical distancing dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin. wing-she

You Might Also Like

Angin Kencang Terjang Sejumlah Daerah di Jateng, Waspadai Dampak Fenomena Siklon
Peringati Hari Anak Nasional, 1.100 Peserta Meriahkan Lomba Mewarnai di Saloka
Persis Solo Naik Kasta Liga 1, Begini Komentar Bos PSIS
Transformasi BPJS Modern dengan Prinsip Syariah Menuju Kesejahteraan Nakes dan Pasien
Lanud Sam Ratulangi Kerahkan Satu Peleton Pasukan Bedah Rumah Warga Kurang Mampu
TAGGED:Bupati Umimasker patung obor
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?