By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pedagang Barang Antik Padangrani ‘Boyongan’ ke Gedung PPI
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pedagang Barang Antik Padangrani ‘Boyongan’ ke Gedung PPI

Last updated: 3 Mei 2019 18:17 18:17
Jatengdaily.com
Published: 3 Mei 2019 17:14
Share
Para pegawai Dinas Perdagangan Kota Semarang dengan pedagang barang antik saat melakukan pembongkaran kios. Foto: ugl
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Petugas Dinas Pasar Kota Semarang, kepala pasar dan jajaran paguyuban pedagang kaki lima yang tergabung dalam Persatuan Pedagang  dan Jasa (PPJ) secara bersama-sama membantu melakukan pembongkaran lapak pedagang barang antik di Padangrani sebelan Taman Srigunting ke Gedung Persatuan Perdagangan Indonesia (PPI) masih di sekitar Kota Lama.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, pembongkaran lapak pedagang barang antik Padangrani tersebut terkait dengan revitalisasi Kota Lama secara keseluruhan.

“Pemkot melakukan penataan pedagang kaki lima untuk keindahan Kota Semarang dan memperhatikan para pedagang, sehingga kotanya tertata dan pedagang juga mendapatkan tempat yang layak untuk mencari rezeki,” kata Fajar.

“Kami membantu pembongkaran lapak pedagang barang antik Padangrani yang menempati lokasi di sebelah Taman Srigunting dan tak jauh dari gereja Blenduk,” kata Fajar.

Pedagang barang antik saling bantu membongkar lapak mereka. Foto:ugl

Dikatakan Fajar, para pedagang yang menempati gedung kuno PPI tersebut memberi nama  paguyuban pedagang barang antik Kota Lama Semarang.

Jumlah pedagang barang antik Padangrani yang digeser di gedung PPI ada 36 pedagang barang antik. Menurut rencana, Sabtu besok, pedagang barang antik dan Dinas Perdagangan melakukan slub-sluban, sesuai tradisi orang Jawa menempati tempat baru.

Para pedagang barang antik Kota Lama, kata Fajar optimis karena kawasan Kota Lama yang kini masih direvitalisasi, bakal ramai pengunjung.

“Kami.menilai bahwa Kota Lama dengan barang antik ada korelasinya sehingga saling mendung terhadap kunjungan masyarakat di Kota Lama dengan keberadaan barang-barang antik,” kata Fajar.Ugl–st

Para pegawai Dinas Perdagangan Kota Semarang dengan pedagang barang antik saat melakukan pembongkaran kios. Foto: ugl

You Might Also Like

Pelaku Tabrak Lari di Pekalongan Berhasil Ditangkap Polisi
PSIS Perpanjang Kontrak Taisei Marukawa sampai Akhir Kompetisi 2025
42 SMP di Demak UNBK ‘Numpang’
Tiga Anggota Reskrim Dapat Penghargaan
Kualifikasi Piala Asia U17, Nova Sebut Rotasi Pemain Dilakukan Jelang Pertandingan Vs Australia 27 Oktober
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?