By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Waspadai Siaga Merapi, Ganjar Pantau Langsung Warga dan Posko Pengungsian
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Waspadai Siaga Merapi, Ganjar Pantau Langsung Warga dan Posko Pengungsian

Last updated: 6 November 2020 16:40 16:40
Jatengdaily.com
Published: 6 November 2020 16:40
Share
Gubernur Jateng pantau tempat pengungsian di Klaten. Foto: Dok/Humas Prov Jateng
SHARE

KLATEN (Jatengdaily.com)- Menyusul kondisi status Gunung Merapi yang Siaga, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan pemantauan langsung ke sejumlah wilayah yang kemungkinan akan terkena dampaknya, jika Merapi mengeluarkan letusan. Diantaranya adalah di Dukuh Sambungrejo, Desa Balerante, Kecamatan Kemalang Klaten, pada hari ini Jumat (6/11/2020).

Desa ini merupakan desa yang posisinya tertinggi yang berada di lereg Merapi. Tujuan kedatangan Ganjar adalah mengecek kondisi terakhir warga, dan juga melakukan sosialisasi agar warga selalu mengikuti perintah pemerintah dan petugas, jika nantinya gunung meletus dan warga diminta mengungsi.

Disini Ganjar dan Plt Bupati Klaten, Dr A P Ir Sujarwanto Dwiatmoko juga memantau posko pemantauan Merapi di Balerante.

Sementara itu, dari data Badan Geologi, kondisi Merapi masih siaga. Namun diprediksi, jika terjadi erupsi maka tidak sebesar seperti tahun 2010 lalu.

“Sudah ada skenarionya, baik secara geologis maupun vulkanologis mana-mana daerah yang masuk bahaya. Saat ini saya berada di desa terakhir, rumah terakhir dan tertinggi di Klaten yang jaraknya hanya 3 kilometer. Ini termasuk daerah bahaya, karena jarak amannya 5 kilometer,” kata Ganjar.

Meski begitu, sukarelawan, perangkat desa, BPBD dan TNI/Polri semuanya siap. Warga juga siap dievakuasi apabila terjadi peningkatan status.

Dengan status merapi naik menjadi siaga, maka saat ini lanjut Ganjar, tugas pemerintah adalah mengamankan masyarakat dan kewilayahan. Dia berharap tidak terjadi erupsi besar, namun jika terjadi, semuanya sudah siap.

Untuk tempat pengungsian, di Desa Balerante ini Ganjar melihat persiapan sudah matang. Gedung kecamatan dan sekolah telah disiapkan untuk menampung pengungsi, ketika bencana terjadi.

Sebagai antisipasi, pemerintah dan petugas sudah menyiapkan tempat-tempat pengungsian dan jalur pengungsian. Termasuk mengecek kesiapannya sesuai protocol kesehatan. She

You Might Also Like

Prof Tjandra: Varian Omicron Mungkin Berdampak pada Obat Pasien COVID-19
Proyek Pembangunan IKN Nusantara Dorong Pertumbuhan Penjualan SIG 10 Persen
Harga Ayam Broiler Jauh dari HPP, Peternak Terus Merugi
Minta Maaf, Lea Ciarachel Diganti dari Sinetron Zahra
Pemerintah Tetapkan Iduladha 1444 H Jatuh pada 29 Juni 2023
TAGGED:Ganjar Pranowosiaga merapi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?