By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Mahasiswa Unnes Sukses Presentasi di Tianjin, China
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Mahasiswa Unnes Sukses Presentasi di Tianjin, China

Last updated: 18 Mei 2019 15:43 15:43
Jatengdaily.com
Published: 18 Mei 2019 15:40
Share
Ridho, mahasiswa Bimbingan Konseling Unnes saat presentasi di China. Foto:ist
SHARE

SEMARANG(Jatengdaily.com) – Khorido Hidayat mahasiswa Bimbingan Konseling Unnes sukses mempresentasikan hasil karyanya dalam acara Asia Young Scholars Summit (AYSS) di Tianjin China, Sabtu (18/05).

Acara Asia Young Schollars Summit merupakan acara forum diskusi internasional yang diadakan oleh perhimpunan pelajar Indonesia di Tiongkok (PPI Tiongkok) yang bertujuan untuk mempertemukan pemuda, ilmuan dan prektisi dalam menyumbangkan gagasannya untuk kemajuan Asia. 

Acara yang bertema levereging region with economy, social an technology collaboration ini diikuti oleh 32 tim dari berbagai universitas di Asia. 

Panitia menjelaskan bahwasannya dari berbagai paper yang masuk, panitia meminta revisi dan peninjauan kembali kepada peserta dan pada akhirnya ada 32 tim dari berbagai universitas yang dapat mempresentasikan hasil karyanya.

Khorido membawakan gagasan yang ia namakan sebagai “Social Media Smart Ladder Snake’’ yaitu sebuah media pembelajaran yang berbasis active learning untuk menghindarkan remaja dari kekerasan siber di dunia maya khususnya media sosial. 

Mahasiswa yang akrab dipanggil Rido ini menjelaskan bahwa, dirinya membuat gagasan ini karena merasa prihatin dengan kondisi remaja sekarang dimana mereka seringkali mengalami kekerasan di media sosial tetapi mereka bungkam hanya karena mereka tidak tahu bagaimana cara membela dirinya ketika berada di dunia maya. Sehingga mereka perlu edukasi untuk memahamkan bagaimana cara merespon hujatan di media sosial dan tahu etika bermedia sosial secara mendalam. 

“Literasi media sosial bagi remaja merupakan sesuatu yang penting agar mereka dapat terlindungi dari berbagai kekerasan di media sosial. Apalagi dengan usia mereka yang masih labil dan kadang tidak tahu apa konsekwensi dari tindakannya sendiri” ungkapnya.

Rido mengungkapkan bahwa, semoga kegiatannya di sana bisa menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha dan berprestasi dalam bidangnya masing-masing sebagai bentuk investasi diri untuk masa depannya.

 “Iya semoga bisa menjadi inspirasi bagi yang lainnya untuk mencoba kegiatan internasional, kuncinya itu berani dulu” ungkapnya. Ugl–st

You Might Also Like

Masyarakat Diminta Waspadai Penyebaran Konten Radikal dan Terorisme di Medsos
Vaksinasi COVID-19 Bagi Anak Bentuk Perlindungan Nyata Bagi Anak Indonesia
Refleksi 50 Tahun MUI Jateng, Ulama Jangan Lelah Membimbing Umat di Era Digital
Binus Borong Penghargaan Duta Bahasa Jateng
KPK Ingatkan Bakal Calon Kepala Daerah Transparan Soal Harta Kekayaannya
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?