By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Jumlah Daerah Zona Merah COVID-19 Turun Signifikan
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jumlah Daerah Zona Merah COVID-19 Turun Signifikan

Jatengdaily.com
Published: 6 Januari 2021 10:30
Share
Ilustrasi.
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Perkembangan peta zonasi risiko COVID-19 tingkat kabupaten/kota pada pekan ini, membawa kabar baik. Jumlah daerah zona merah atau risiko tinggi menurun signifikan dibandingkan pekan sebelumnya.

“Jika pada minggu sebelumnya terdapat 76 kabupaten/kota, maka pada minggu ini jumlahnya menurun menjadi 54. Tentunya ini adalah berita yang baik,” juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengabarkan dari Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/1/2021) yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Kabar baik lainnya ialah pada zona kuning atau risiko rendah yang jumlahnya pun meningkat dari pekan sebelumnya. Yakni dari 49 menjadi 57 kabupaten/kota. “Ini adalah kabar yang baik,” imbuh Wiku.

Lalu, pada zona hijau tidak ada kasus baru, dalam sepekan ini juga meningkat dari 8 menjadi 11 kabupaten/kota. Dan zona hijau tidak terdampak jumlahnya tetap yaitu 4 kabupaten/kota.

Meski demikian, hal yang perlu menjadi perhatian ialah pada zona oranye atau risiko sedang masih dihuni mayoritas kabupaten/kota di Indonesia. Bahkan jumlahnya mengalami peningkatan dari sebelumnya 377 menjadi 388 kabupaten/kota.

“Penting untuk diketahui, bahwa zona oranye atau risiko sedang ini bukanlah zona aman. Apabila pimpinan daerah dan masyarakat harus lengah, maka zona risiko sedang ini merupakan pintu masuk menuju zona risiko tinggi,” ia menekankan.

Oleh karenanya, Wiku meminta para pimpinan daerah untuk menangani pandemi di wilayahnya berjalan dengan baik. Sehingga kasus dapat ditekan dan daerah dapat berpindah ke zona risiko yang lebih aman. yds

You Might Also Like

Pasca Dihentikan Sementara Usai Adanya Kasus Covid 19, PTM di Kota Semarang Kembali Digelar
Pastikan Keamanan Lebaran, KAI Lakukan Pengecekan Lapangan
Indonesia Raja Voli Putra Asia Tenggara Usai Hattrick Emas SEA Games
Pengarang Perempuan Kini Lebih Berani
Masyarakat Diminta Jangan Paranoid dengan Virus Corona
TAGGED:bnpbsatgas penanganan covid-19zona merah covid-19
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?