By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pelaksanaan PPKM Jawa-Bali, Ini Harapan Komisi X
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pelaksanaan PPKM Jawa-Bali, Ini Harapan Komisi X

Last updated: 13 Januari 2021 18:58 18:58
Jatengdaily.com
Published: 13 Januari 2021 18:58
Share
Anggota Komisi X DPR RI Yoyok Sukawi. Foto: zia
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah sudah mulai menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di beberapa daerah di Pulau Jawa dan Bali, 11 Januari – 25 Januari 2021.

Kegiatan ini dilaksanakan pemerintah untuk menekan angka penyebaran COVID-19 di beberapa daerah yang masih tinggi hingga saat ini.

Menanggapi hal tersebut, salah satu anggota DPR RI yang duduk di Komisi X, Yoyok Sukawi mengungkapkan bahwa kegiatan PPKM ini harus didukung semua pihak supaya tujuan inti dari PPKM bisa terlaksana.

Yoyok Sukawi berharap, pemerintah juga harus tegas untuk penerapan PPKM supaya pandemi COVID-19 segera teratasi.

“Kegiatan PPKM tentu menimbulkan pro kontra. Sebagai contoh semua mitra kementerian saya di Komisi X merasakan dampaknya. pariwisata, olahraga, dan pendidikan menjadi cukup terdampak. Namun kalau ini demi kebaikan bersama, semua harus mendukung,” ujar Yoyok Sukawi, Rabu (13/1/2021).

Dia lantas mencontohkan beberapa sektor yang sebetulnya akan kembali bangkit namun karena pemberlakuan PPKM menjadi tertunda kembali.

“Pariwisata misalnya, ini sektor yang banyak diandalkan masyarakat di kala normal. Namun di tengah pandemi COVID-19 memang harus kembali bersabar. Sekarang saatnya bareng-bareng dulu tekan angka COVID baru setelah itu bangkit pelan-pelan,” tandas Yoyok yang juga CEO PSIS Semarang.

“Terus di olahraga juga gitu. Kemarin beberapa cabor sudah mengajukan izin ke kepolisian terkait kompetisi. Sudah ada yang mau jalan, namun karena PPKM kembali ditunda,” tambah Yoyok.

Yang terakhir sektor pendidikan, di awal tahun 2021 sebetulnya pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sempat memperbolehkan sekolah tatap muka apabila ada daerah atau orang tua murid yang berkenan.

Tetapi karena PPKM, kegiatan tersebut di beberapa daerah juga gagal dilaksanakan karena masih tingginya angka penyebaran COVID-19.

“Sekarang ayo saatnya bareng-bareng sukseskan kegiatan PPKM ini. Kalau dua minggu ini hasilnya bagus, pasti pelan-pelan akan ada harapan dari sektor pariwisata, olahraga, dan pendidikan untuk kembali beraktifitas seperti yang diinginkan,” pungkas Yoyok Sukawi. zia-yds

You Might Also Like

Sidak Makanan Jelang Lebaran di Kota Tegal
Turunnya Minat Baca Jadi Topik Dialog Publik TVRI Jateng
Gelar Workshop, MUI Jateng Bekali Cara Berdakwah bagi Kaum Milenial
Mbak Ita Hadiri Tasyakuran Pindahan Kantor PKB Kota Semarang, Jadi Ajang Silaturahmi
Bupati dan Wabup 2025-2030 Sampaikan Visi Misi, Ketua DPRD Demak Zayinul Fata Minta Rangkul Semua Komponen
TAGGED:Komisi X DPRPPKMYoyok Sukawi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?