By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jika Antibodi Belum Terbentuk, Penerima Vaksin Masih Rentan Terkena Covid-19
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jika Antibodi Belum Terbentuk, Penerima Vaksin Masih Rentan Terkena Covid-19

Last updated: 4 Maret 2021 17:27 17:27
Jatengdaily.com
Published: 4 Maret 2021 17:26
Share
Ilustrasi vaksin Covid-19.
SHARE

BOGOR (Jatengdaily.com)- Guru Besar Fakultas Kedokteran (FK), Universitas Padjadjaran (Unpad) Bogor, Prof Dr Kusnandi Rusmil dr SpA(K) MKes mendorong agar masyarakat yang sudah divaksinasi Covid-19 tetap wajib mematuhi protokol kesehatan.

“Penerima vaksin tetap harus jaga jarak,” ujar Prof Kusnandi dilansir dari laman unpad.ac.id, Kamis (4/3/2021).

Prof. Kusnandi Rusmil yang juga ketua tim riset uji klinis fase III vaksin Covid-19 Sinovac ini menjelaskan, penerima vaksinmasih rentan terkena Covid-19. Sebab, bisa jadi antibodi dalam tubuh belum terbentuk sempurna.

Proses vaksinasi menggunakan vaksin Sinovac saat ini melakukan penyuntikan sebanyak dua kali. Paling cepat, kata Prof. Kusnandi Rusmil, antibodi tubuh akan mulai terbentuk sekira satu bulan setelah penyuntikan kedua. Antibodi secara maksimal akan terbentuk adalah tiga bulan pasca-penyuntikan kedua.

“Itu kalau orangnya normal. Kalau dia daya tahan tubuhnya rendah, dia makin berisiko lagi,” imbuhnya.

Selama antibodi belum terbentuk sempurna, seseorang masih rentan terkena Covid-19 dan menularkannya kepada yang lain. Karena itu, penerima vaksin tetap harus menjaga jarak dan menggunakan masker setiap beraktivitas.

Prof. Kusnandi menegaskan, vaksinasi dilakukan bukan untuk menghilangkan penyakit, tetapi mengurangi angka kejadian tertular Covid-19. Karena itu, proses vaksinasi dilakukan berulang agar kekebalan tubuhnya tetap tinggi dan terjaga.

“Vaksinasi jangan ragu. Di seluruh dunia sudah menyatakan bahwa vaksinasi merupakan cara untuk mencegah penyakit, sehingga untuk mencegah terus harus diulang,” kata Prof. Kusnandi.

You Might Also Like

Dorong Energi Bersih dan Kemandirian Nasional, Pertamina Resmi Luncurkan Pertamax Green 95 di Jateng
Kuatkan Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Daerah, Nana Sudjana Undang BPK
Kesadaran Politik Seniman Harus Dibangun
Bata Interlock SIG Solusi Membangun Rumah Tahan Gempa dan Ramah Lingkungan
Siapkan Tempat bagi Para Peneliti dan Periset Kota Semarang, Mbak Ita Resmikan Co-working Space BRIN
TAGGED:Antibodi Belum TerbentukPenerima Vaksin Masih Rentanterkena covid
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?