By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Reading: Harga Sembako Mahal Namun Masih Terjangkau
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Harga Sembako Mahal Namun Masih Terjangkau

Jatengdaily.com
Published: 1 Juni 2019 19:52
Share
Bupati HM Natsir bersama Wabup H Joko Sutanto, Sekda dr H Singgih Setyono didampingi Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Demak Hj Siti Zuari saat mewawancara pedagang Pasar Bintoro mengenai lonjakan harga sembako menjelang Lebaran. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok di Demak terpantau naik hingga 10 persen menjelang Idul Fitri. Walau demikian operasi pasar (OP) belum dibutuhkan, karena masih terjangkau daya beli masyarakat.

Saat pantauan harga sembakau di Pasar Bintoro, Bupati HM Natsir menyampaikan, terjadi kenaikan harga sejumlah komoditi bahan pokok. “Seperti dituturkan sejumlah pedagang, kenaikan harga bervariasi antara Rp 1.000 hingga Rp 10.000 atau berkisaran 10 persen dari harga semula,” ujarnya, Sabtu (1/6/2019).

Menurut Bupati Natsir, lonjakan harga hal wajar pada saat menjelang Lebaran. Seperti halnya hukum ekonomi, lonjakan harga terjadi ketika permintaan pasar naik tajam.

Sejumlah komoditas yang terpantau harganya naik antara lain beras, telur ayam, daging sapi dan daging ayam. Di samping juga gula pasir, juga bawang merah dan bawang putih.

“Daging sapi tadi dikatakan pedagang naik dari semula Rp 100 ribu sekilo, naik menjadi Rp 110 ribu. Beras juga sama, dari semula Rp 10 ribu menkadi 11 ribu setiap kilogrammya. Artinya ada kenaikan rata-rata 10 persen,” imbuh bupati.

Namun begitu, lanjutnya, belum perlu ada OP. Sebab fluktuasi harga terkategori normal dan maaih bisa terbeli. Pada saat sama stok juga tersedia cukup atau aman.

Sedangkan pantauan makanan mengandung zat bernahaya seperti pengawet atau pun pewarna sintetis, bupati menjelaskan, aebagaimana hasil pantauan tim ketahanan pangan daerah, sejauh ini nihil. Pun tidak banyak yang rusak kemasan atau melebihi masa kedaluwarsa. Pada saat sama sekaligus dilakukan pembinaan oleh OPD terkait. rie-yds

You Might Also Like

Cedera, Jordi Amat Absen Perkuat Timnas Vs Lawan Tiongkok Nanti Malam
KAI Wisata Hadirkan Mudik Mewah dengan Diskon Harga Spesial
Soal Keberadaan Mentan, Pimpinan KPK Bilang Mungkin Cuman Tersesat
24 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi, Akses Darat Dikebut
Program Makan Bergizi Gratis, Jateng Tambah 105 SPPG Baru
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?