By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Perlu Persiapan Hadapi Kematian
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Masono
News

Perlu Persiapan Hadapi Kematian

Last updated: 12 Mei 2021 03:57 03:57
Jatengdaily.com
Published: 12 Mei 2021 00:01
Share
Masono
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Setiap manusia, terutama kaum muslimin, perlu persiapan dalam menghadapi kematian. Bukan hanya bekal amal ibadah saja, namun juga hal-hal teknis ketika maut datang. Apalagi kematian itu datangnya sering sangat mendadak atau tiba-tiba. Kita sering tidak siap dalam menghadapi dan menanganinya.

Hal itu dikemukakan oleh Ketua Takmir Masjid Baitussalam Ngaliyan Semarang Masono ketika memberikan kultum (kuliah tujuh menit) di depan para jamaah salat isya, tarawih, dan witir di masjid tersebut, Minggu malam, 9 Mei 2021. Bertindak sebagai imam salat adalah ustad Mudlomir.

Masono mengatakan, kalau kita akan menyelenggarakan pernikahan selalu dipersiapkan dengan matang dan lama, bahkan dibentuk kepanitiaan. Misalnya, menyangkut gedung, konsumsi, penerima tamu, dekorasi, hiburan, dan sebagainya.

Namun, lanjut Masono, tidak demikian dengan ketika kematian tiba. Sering terjadi ketika kematian datang, kita panik dengan masalah penggalian kubur, ambulans, mengurus serta memandikan mayat, siapa yang menjadi pewara, memberikan sambutan dan doa saat pemberangkatan maupun penguburan jenazah, mengimami salat, dan sebagainya. Kita sering kebingungan menghadapi hal ini.

“Hal ini tentu saja menjadi keprihatinan kita. Apalagi selalu terulang setiap ada kematian di lingkungan kita. Padahal kalau kita mempersiapkannya secara matang, hal itu tidak akan terjadi. Oleh karena itu Masjid Baitussalam merasa terpanggil untuk memberikan pelatihan mengenai hal-hal teknis tersebut, seperti tata cara pemulasaran jenazah, dan lain-lain,” tandasnya seraya mengharapkan agar setiap RT mengirimkan pesertanya untuk mengikuti pelatihan tersebut.

Masono juga mengingatkan, agar para jamaah Masjid Baitussalam selalu hadir mengikuti kegiatan di bulan Ramadan yang diadakan, termasuk salat tarawih dan witir. Apalagi pada saat-saat kemungkinan besar turunnya Lailatul Qadar, kita harus lebih intensif beramal baik dan beribadah.“Insyaallah, malaikat akan mencatat setiap perbuatan baik dan amal ibadah kita,” katanya.st

You Might Also Like

Pasar Puri Baru Pati Ditata, Ganjar Apresiasi Kedisiplinan Pedagang
Terkait Masa Jabatan Kepala Desa, Undang-Undang Membatasi 6 Tahun
Indonesia Siap Pimpin Dialog Negara-negara Selatan dalam Forum Etika AI Global
Aturan Baru: Pergantian Pelat Nomor Putih dan Pemasangan Chip Tanpa Biaya, Berlaku mulai 2022
Usai Launching, PSIS Kandaskan Arema FC 2-0
TAGGED:Masjid Baitussalam Ngaliyan Semarangpersiapan hadapi kematiantarawih
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?