KUDUS (Jatengdaily.com) – Sedikitnya 62 rumah di Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus rusak dan dua di antaranya rusak berat akibat banjir bandanga Senin (29/11/2021)pukul 17.45 WIB.
Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Ph.D dalam keterangan tertulis Selasa (30/11/2021), banjir juga berdampak pada sektor pariwisata yakni Sendang Dewot yang dipenuhi lumpur akibat banjir bandang.
Dijelaskan, banjir bandang terjadi setelah hujan deras sempat mengguyur wilayah tersebut sehingga menyebabkan Sungai Wonosoco meluap dan menggenangi rumah warga dengan ketinggian muka air berkisar antara 30 sampai 50 sentimeter.
“Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat tidak ada warga mengungsi akibat kejadian tersebut,” ungkap Ahmad Muhari.
Hingga Senin (29/11) pukul 21.40 WIB air dilaporkan sudah surut dan menyisakan material lumpur. Menyikapi hal tersebut, secara gotong royong dilakukan pembersihan wilayah terdampak oleh BPBD, relawan gabungan, TNI/Polri, juga warga sekitar dengan menggunakan 2 unit truk tangki untuk membersihkan rumah warga maupun akses jalan dari material lumpur.
Menghadapi potensi dampak La Nina yang dapat terjadi hingga Februari 2022, pemerintah daerah khususnya BPBD diharapkan dapat menyiapkan langkah-langkah kesiapsiagaan dan meningkatkan kewaspadaan untuk mengurangi risiko akibat bencana.
Langkah kesiapsiagaan dapat dilakukan dengan memonitor secara mandiri peringatan dini dari BMKG. Ketika terjadi hujan 1 jam berturut-turut dan objek pada jarak 30 meter tidak terlihat, maka masyarakat yang berada di daerah rendah sepanjang aliran sungai harus melakukan evakuasi diri sementara ke tempat yang lebih aman. yds


