By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Politeknik Bumi Akpelni Kuatkan Penelitian Dosen
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Politeknik Bumi Akpelni Kuatkan Penelitian Dosen

Last updated: 9 Juli 2019 19:29 19:29
Jatengdaily.com
Published: 9 Juli 2019 18:21
Share
Dosen Politeknik Bumi Akpelni Semarang peserta sarasehan dan pengembangan instrumen penelitian, di Hotel Grasia. Foto: she
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Seiring perkembngan zaman, di era revolusi industri 4,0, akan memudahkan dosen dalam melakukan penelitian, untuk memilih instrumen penelitian.

Misalnya dengan Google form untuk menyebar angket kuesioner, pemilihan aplikasi perhitungan analisa data dengan SPSS yang secara langsung untuk penelitian yang bersifat kuantitatif, dan lainnya.

”Oleh karenanya, kami mendorong para dosen untuk terus melakukan penelitian. Apalagi saat ini, pemerintah mendukung dengan adanya dana hibah juga dari intern yakni Yayasan Wiyata Dharma memberi anggaran untuk penelitian para dosen.”

Demikian dikatakan Direktur Politeknik Bumi Akpelni Semarang Capt Cahya Fajar Budi Hartanto MMar MSi, Selasa (9/7/2019), dalam sarasehan dan pengembangan instrumen penelitian bagi dosen Politeknik Bumi Akpelni Semarang, di Hotel Grasia.

Menurutnya, tugas dosen sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah mengajar, meneliti, dan pengabdian masyarakat. Jadi jangan hanya mengajar, namun juga minimal satu kali melakukan penelitian dalam setahun. Sedangkan pengabdian masyarakat minimal dua kali dalam setahun.

”Dosen yang tidak melakukan penelitian akan rugi sendiri. Sebab tidak dapat mengajukan jabatan fungsional dan tidak dapat tunjangan,” jelasnya.

Acara berlangsung dua hari sampai Rabu (10/7/2019) dan diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M). Kepala LP3M Haryani MPd mengatakan, acara ini bertujuan untuk terus melakukan sosialisasi dan pelatihan bagi dosen untuk mampu melakukan penelitian ilmiah dan menulis di jurnal. ”Kita punya jurnal internal Gema Maritim,” jelasnya.

Kegiatan menghadirkan sejumlah nara sumber dari intern. Yakni Ridwan SSos MKom, Eko Nurhidayat SSi MKom dan Dr Capt Sri Untung MMar. Materi yang diberikan beragam, diantaranya olah data menggunakan SPSS, pengembangan instrumen penelitian berbasis teknologi informatika dan komunikasi, diskusi proposal dan lainnya. she

You Might Also Like

HUT ke-53 Korpri, Ziarah ke Makam Pahlawan Sekda Jateng Ingatkan ASN Jaga Integritas
KH Ahmad Darodji Minta Pemkot dan MAJT Duduk Bersama Selesaikan Persoalan Pasar Relokasi
Rehabilitasi dan Rekonstruksi Gempa Cianjur Sudah Digelontorkan Rp 1,9 Triliun
Sebanyak 3,852 Juta Dosis Vaksin Siap Pakai AstraZeneca Tiba di Indonesia
Nikmati Kelezatan Almaz Fried Chicken Yang Kini Hadir di Semarang Majapahit
TAGGED:politeknik Bumi Akpelni
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?