By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tekan PTM, Puskesmas Wonosalam I Optimalkan Posbindu
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tekan PTM, Puskesmas Wonosalam I Optimalkan Posbindu

Last updated: 16 April 2022 10:48 10:48
Jatengdaily.com
Published: 16 April 2022 10:47
Share
Kegiatan Posbindu di desa binaan Puskesmas Wonosalam I, yang kembali diselenggarakan pasca-pandemi covid-19 untuk menekan angka penyakit tidak menular (PTM). Foto : ist
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Sempat ditiadakan karena pandemi covid-19, Puskesmas Wonosalam I kembali melaksanakan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu). Kegiatan yang dilaksanakan bergilir di desa-desa wilayah binaan itu sebagai upaya deteksi dini penyakit tidak menular (PTM).

Kepala Puskesmas Wonosalam I dr Maria Ulfah didampingi Penanggung Jawab Program Penyakit Tidak Menular Kamisih SKep Ns menjelaskan, Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) menjadi langkah startegis dalam deteksi dini PTM. Terutama dalam rangka pencegahan PTM, khususnya penyakit Hipertensi dan Diabetes Mellitus, yang angka kesakitan dan kematian cukup tinggi.

Termasuk dalam UKBM tersebut adalah POSBINDU. Yakni suatu upaya promotif-preventif untuk pengendalian faktor risiko PTM secara terpadu dan berkelanjutan, yang dikelola oleh masyarakat. Sedangkan sasaran program tersebut adalah masyarakat usia 15-59 tahun.

“Adapun kegiatan Posbindu atau pos pembinaan terpadu meliputi deteksi dini, monitoring, konseling, rujukan, serta kegiatan lainya,” kata Kamisih.

Agar berkesinambungan dan berkelanjutan, Posbindu dilaksanakan rutin satu bulan sekali di desa-desa yang masuk wilayah kerja Puskesmas Wonosalam I. Yaitu desa Botorejo, Mranak, Sidomulyo, Pilangsari, Kerangkulon, Mojodemak, Bunderan, Kuncir, Mranak, Mrisen dan Trengguli. Tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Diharapkan setelah adanya program Posbindu semakin mempermudah masyarakat dalam mendeteksi PTM. Sehingga berimbas pada peningkatan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahannya, di samping juga mempermudah akses mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Yang tak kalah penting, seiring adanya Posbindu, masyarakat hendaknya berperilaku ‘CERDIK’ dalam mengatasi PTM. Yakni senantiasa Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat cukup,  dan Kelola stres,” tandas Kamisih. rie-st

You Might Also Like

Satgas Minta Waspadai Potensi Gelombang Ketiga COVID-19
Persaudaraan di Desa Tak Boleh Luntur
Cuti Bersama Nataru Ditiadakan, Warga Diminta Tekan Mobilitas
Bantu Warga Balik Kerja, Kanwil Kemenag Jateng Kerahkan 20 Bus Gratis Tujuan Jakarta dan Bandung
Kasus Kericuhan Babarsari, Polda DIY Tetapkan Dua Orang Tersangka
TAGGED:penyakit tidak menular (PTM)Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu)PosbinduPuskesmas Wonosalam I Optimalkan PosbinduTekan PTM
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?