By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: DPRD Jateng Minta Pemprov Prioritaskan Penanganan Rob Pantura
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

DPRD Jateng Minta Pemprov Prioritaskan Penanganan Rob Pantura

Last updated: 24 Mei 2022 17:07 17:07
Jatengdaily.com
Published: 24 Mei 2022 17:07
Share
Banjir rob di Semarang Senin (23/5/2022). Foto: ist/adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kalangan DPRD Jateng menilai pembangunan sabuk pantai di sepanjang Semarang-Demak mendesak. Ini menyusul terjadinya banjir rob parah pada Senin (23/5/2022) di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan permukiman Tambaklorok sekitarnya.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah Hadi Santoso meminta kepada Pemprov Jateng memprioritaskan penanganan rob di Pantura.

“Rob Semarang menjadi alarm bahaya bagi Jawa Tengah terutama pantura. Kejadian itu memberikan peringatan bahwa penanganan rob Pantura harus segera dan menjadi prioritas. Demikian pula dengan penanganan rob di Pekalongan, harus segera diselesaikan,” ungkap Hadi Santoso.

Menurutnya hal ini sudah tidak bisa ditunda lagi, sabuk pantai Semarang-Demak sudah mendesak. Jika terlalu lama berdiskusi tentang administrasi status tanah serta regulasi lainnya, maka akan membahayakan ekonomi masyarakat.

“Jangan terlalu lama berdiskusi tentang administrasi status tanah dan lain sebagainya, ini sudah membahayakan masyarakat lokal dan ekonomi nasional karena mengganggu sarana prasarana vital,” tegasnya.

Anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Tengah ini menyebutkan bahwa saat ini proses pembangunan sabuk pantai Semarang-Demak sedang terhambat akibat status tanah musnah.

“Sebagian besar di sesi I tanahnya bersertifikat tapi sudah tidak terlihat karena tergenang, secara regulasi itu harus dimusnahkan dan menjadi tanah negara, dan proses tersebut membutuhkan waktu lama,” jelasnya.

Namun saat ini Hadi memaklumi pemerintah yang sedang konsentrasi menangani situasi kedaruratan akibat banjir rob di Kota Semarang, namun setelah itu pemerintah harus kembali bertanggung jawab untuk penanganan rob di pantura.

“Saat ini pemerintah sedang konsentrasi kedaruratan. Mari semua elemen bergerak untuk membantu, setelah ini kembali menjadi tanggung jawab Pemerintah untuk segera atasi rob ini,” pungkasnya. yds

You Might Also Like

Presiden Kunjungi Fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Bahan Bakar Pertama di Indonesia
Telkom Akses Raih Peringkat Emas SNI Award 2023
Yayasan Jantung Indonesia Kota Semarang Lantik 1 IPKJS dan 25 Klub Jantung Sehat
Fenomena Supermoon Biru akan Muncul pada 30 Agustus
Argentina Juara Piala Dunia 2022, Raih Kejayaan Dunia
TAGGED:dprd jatengPemprov Jatengpenanganan robrob panturawakli ketua komisi d
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?