SOLO (Jatengdaily.com) – Persis Solo bakal melakoni petualangan baru berkiprah di Liga 1 musim 2022/2023 yang mulai berputar 23 Juli 2022/2023. Sebagai tim promosi setelah menjuarai Liga 2 musim 2021 lalu, Persis mempunyai tantangan tersendiri yang terbilang berat untuk bisa bersaing di Liga 1.
Hasil pramusim yang terbilang kurang meyakinkan menjadi kekhawatiran para pendukungnya. Setidaknya ini terlihat dari hasil turnamen Piala Presiden 2022, sebagai tuan rumah penyisihan grup Persis belum pernah mencetak kemenangan dan harus tersingkir di babak tersebut.
Baca Juga: Persis Solo Akhirnya Bangun dari Tidur Panjang
Persis Juara Liga 2, Angkat Trofi Setelah 27 Tahun
Kolom komentar medsos Persis Solo pun banjir kritik dari para pendukung. Mereka sebagian besar meminta Persis Solo untuk segera berbenah agar bisa bersaing di Liga 1 nanti. Mereka juga tak ingin Persis cuma numpang lewat di Liga 1 kemudian terdegradasi lagi. Kritik tersebut sekaligus sebagai bukti kecintaan Pasoepati terhadap Persis Solo.
Wajar para suporter mempunyai harapan tinggi agar Persis memiliki prestasi tinggi di Liga 1. Mengingat perjalanan menuju kasta tertinggi Liga Indonesia juga cukup panjang. Dimulai pada tahun 1994 Persis menjuarai Divisi II setelah mengalahkan Persikab Bandung. Dan puncaknya tahun 2006, berhasil menjadi runnerup Liga Divisi 1, sekaligus mengangkat Persis masuk kasta tertinggi Liga Indonesia yang saat itu bernama Divisi Utama 2007.
Namun keikutsertaan Persis di kasta tertinggi Indonesia tak bertahan lama. PSSI mengubah kompetisi level tertinggi dengan nama ISL pada tahun 2008 dan Persis hanya mampu finis di peringkat ke-10 grup barat gagal bertahan di level utama. Sejak saat itu Persis juga kesulitan menembus level tertinggi kompetisi Liga Indonesia.
Asa Juara
Tim Persis Solo sendiri melalui Direktur Utama Kaesang Pangarep menyatakan ingin menjadi juara Liga 1. Hal itu diungkapkan Kaesang saat peluncuran jersey dan tim Persis Solo Liga 1 2022/2023, di Hotel Swiss Bel Gilingan Solo, Kamis (23/7/2022) malam.
“Saya inginkan Persis Solo dapat penyokong pemain ke Timnas, juga bisa menjadi tim yang bisa menjuarai Liga 1, ” ungkap Kaesang.
Sedangkan pelatih Jacksen F. Tiago berharap bisa membentuk tim yang kompetitif untuk bersaing di Liga 1. Selain itu diharapkan dapat melakukan terobosan progresif dari aspek pengelolaan klub, sehingga Persis bisa menjadi klub modern yang jauh lebih profesional kemudian hari.
Persis Solo sendiri di bawah kepemimpinan baru bersama Kaesang Pangarep, Erick Thohir, dan Kevin Nugroho. Menghadapi Liga 1 Persis merekrut 41 pemain siap mengarungi kompetisi tersebut.
Skuad Persis Solo untuk Liga 1 2022/2023 antara lain: Muhamad Riyandi, Gianluca Claudio Pandeynuwu, Pancar Nur Widiastono, dan Erlangga Setyo (kiper).
Kemudian Muhammad Abduh Lestaluhu, Eky Taufik Febrianto, Fabiano Da Rosa Beltrame, Rian Miziar, Yulius Aldi Pamungkas, Alfath Faathier, Kevin Gomes De Oliveria, Gavin Kwan Adsit, Andri Ibo, Ikhwan Ciptady Muhammad, Jaimerson Da Silva Xavier, Evans Aaron Michael, Muhammad Fagih Maulana, Dika Kuswardani (pemain belakang).
Arapenta Lingka Poerba, Mohammad Kanu Heimiawan, Michamad Shulton Fajar, Chrystna Bhagascara, Taufig Febriyanto, Hamsa M Lestaluhu, Sutanto, Fikri Adriansyah, Moh. Rezham Baskoro, Alexis Nahuel Messidoro, Zanadin Fariz, M. Valeroen, Hugo Samir, dan Aulia Ramadhan Lubis. (pemain tengah).
Irfan Jauhari, Ferdinan Alfred, Samsul Arif, Ilham Fathoni, Gerard Artigas Fonullet, Irfan Bachdim, Sunawan Rusni, Althaf Indie Alrizky, dan Nadhif Girasta Kosasih. (pemain depan).
Laskar Sambernyawa juga telah memperkenalkan tim sekaligus menampilkan penampakan jersey home dan away baru untuk pertama kalinya Kamis malam. Dengan mengusung konsep Sambernyawa Bangkit, desain jersey home dan away ini didominasi paten batik kawung pada permukaan jersey, diambil dari motif kursi yang berada di Stadion Manahan.
Dimaksudkan sebagai bentuk selebrasi atas kembalinya para suporter ke dalam stadion. Hal ini juga sejalan dengan kebangkitan Laskar Sambernyawa, yang kini telah kembali berada di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. yds


