SEMARANG (Jatengdaily.com) – Masjid bukan saja menjadi tempat ibadah mahdhoh tetapi masjid juga menjadi tempat melaksanakan ibadah sosial ghoiru mahdhoh. Hal ini juga dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW yang menjadikan masjid sebagai tidak hanya sebagai tempat sholat berjamaah tetapi juga sebagai pusat budaya dan ilmu pengetahuan. Untuk itu mari di zaman sekarang kita jadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan ummat termasuk memberdayakan ekonomi ummat.
Demikian inti sambutan Walikota Semarang yang disampaikan oleh Wakil Walikota Semarang, ibu Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu, M.Sos. yang akrab disapa dengan Mbak Ita, pada acara Pelatihan Manajemen Masjid yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang yang bertempat di Auditorium Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) hari Ahad, 31 Juli 2022.
Menurut Ketua Pengurus Daerah DMI Kota Semarang, Ir. H. Ahmad Fuad, kegiatan ini diikuti oleh para takmir masjid di lingkungan Kota Semarang. Di kota Semarang ada beberapa Masjid yang sudah maju dan bisa memberdayakan jamaahnya. Untuk itu diharapkan masjid masjid lainnya bisa menjadi masjid yang berdaya dengan melakukan pelatihan manajemen masjid. Ahmah Fuad juga menyampaikan bahwa keberhasilan kegiatan kegiatan Masjid juga didukung oleh Pemerintah Daerah Kota Semarang yang sangat support terhadap PD DMI Kota Semarang.
Para peserta Pelatihan Majnajemen Masjid akan berlangsung dari pagi sampai sore dengan menghadirkan para trainer yang berpengalaman dalam manajemen UKM di Jawa Tengah. Lebih lanjut, Ahmad Fuad menyampaikan bahwa sekarang ini masjid di Kota Semarang yang berjumlah 1340 masjid, harus menerapkan prinsip-prinsip Manajemen modern, yang dalam kerjanya tidak hanya karena semata mata ikhlas beramal, tetapi prinsip prinsip akuntabilitas dan transparansi harus dikedepankan. Sehingga dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, kegiatan kegiatan masjid bisa dipertanggungjawabkan baik dihadapan Alloh SWT maupun di kalangan jamaah masjid khususnya dan masyarakat pada umumnya.
Pelatihan Manajemen Masjid yang diselenggarakan oleh PD DMI Kota Semarang ini merupakan kegiatan-kegiatan kreatif yang digagas oleh pengurus DMI dalam memakmurkan masjid. Menurut Ketua Pengurus Wilayah DMI Jawa Tengah yang diwakili oleh Sekretaris PW DMI Jawa Tengah Dr. Imam Yahya, MA, PD DMI Kota Semarang merupakan salah satu Pengurud Daerah yang teraktif dalam menelenggarakan kegiatan-kegiatan memakmurkan masjid di Kota Semarang.
Memakmurkan masjid dengan menyelenggarakan ibadah mahdhoh adalah sebuah keharusan yang dilakukan oleh takmir masjid, tetapi jangan lupa masjid juga harus mampu memberikan pencerahan kepada jamaah dalam hal ekonomi dan kesejaheraan ummat, sebagaimana dijelaskan dalam surat Al-Qashas 77, “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi…”.
Acara semacam ini sangat penting bagi pengurus masjid dalam memaksimalkan peran sosial mmasjid. Gagasan dari masjid untuk masjid yang digagasa oleh Dewan Masjid Indonesia menjadi kunci keberhasilan pemberdayaan masjid di se antero Indonesia ini. Di akhir pembukaan pelatihan ini, pembacaan doa penutup disampaikan oleh KH Abdul Ghoffar salah satu pengurus PD DMI Kota Semarang. (DMI). st


