Musim Hujan, KAI Daop 4 Siagakan Petugas Jaga 24 Jam untuk Keselamatan Perjalanan

3 Min Read
Kepala Daop 4 Semarang KAI, Wisnu Pramudyo, Rabu (19/10/2022), saat mendampingi petugas melakukan pengecekan di jalur perlintasan kereta api. Foto: siti

SEMARANG (Jatengdaily.com)- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang melakukan pemetaan daerah rawan di wilayah Daop 4 Semarang. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir potensi bahaya yang dapat terjadi dan mengganggu perjalanan kereta api, khususnya memasuki musim hujan saat ini.

”Kami secara intensif melakukan upaya dalam meminimalisir potensi bahaya yang dapat terjadi dan mengganggu perjalanan kereta api. Langkah yang dilakukan diantaranya melakukan pemetaan daerah rawan di wilayah Daop 4 Semarang, sehingga titik titik tersebut dapat dipantau dan dijaga oleh petugas,” jelas Kepala Daop 4 Semarang KAI, Wisnu Pramudyo, Rabu (19/10/2022), saat mendampingi petugas melakukan pengecekan di jalur perlintasan kereta api.

Lebih lanjut menurutnya, pihaknya juga menurunkan petugas yang secara bergantian bersiaga selama 24 jam untuk terus memantau daerah rawan bencana. ”Sehingga para petugas juga dapat langsung melakukan tindakan jika terjadi masalah pada jalur rawan tersebut,” ungkap Kepala Daop 4 Semarang KAI, Wisnu Pramudyo.

Baca Juga: Fenomena La Nina Triple Dip Jadi Ancaman Indonesia, Picu Sejumlah Bencana

Di wilayah Daop 4 Semarang sendiri, di tahun 2022 terdapat 36 titik rawan dengan rincian enam titik rawan banjir, tujuh titik rawan longsor, 13 titik rawan amblas, dan 10 titik rawan lainnya.

Selain itu, menurutnya, Daop 4 Semarang juga secara rutin melaksanakan pemeriksaan lintas dengan berjalan kaki oleh jajaran Top Manajemen yang dilakukan setiap minggunya. Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi lintas jalur KA sekaligus mengantisipasi dan melakukan tindak lanjut terkait hal-hal yang dapat membahayakan perjalanan KA

Langkah lainnya yaitu dengan melakukan normalisasi saluran air di kanan kiri jalur KA dari tumpukan sampah, sterilisasi jalur KA dari pepohonan yang mengganggu jarak pandang masinis, serta perkuatan pondasi jalur rel dengan penambahan balas serta pembuatan trucuk dari rel dan penahan dengan menggunakan karung diisi tanah pada daerah rawan longsor maupun banjir.

KAI juga menyiagakan alat material untuk siaga (AMUS) di 22 titik di berbagai stasiun yang berdekatan dengan daerah rawan wilayah Daop 4 Semarang. AMUS yang disiapkan tersebut berupa pasir dalam kantong karung, bantalan rel, perancah dari besi untuk penahan pondasi jalur, dan lainnya. Sejumlah peralatan ringan hingga alat berat seperti Multi Tie Tamper (MTT) juga disiagakan untuk merawat kondisi jalur rel agar tetap laik dilintasi kereta api.

“KAI berkomitmen untuk terus bersiaga dan melakukan perawatan maupun perbaikan jalur agar perjalanan kereta api di seluruh area kerja KAI senantiasa lancar dan selamat,” tutup Wisnu. she

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.