DEMAK (Jatengdaily.com) – Bangsa Indonesia harus mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai empat konsensus atau empat pilar kebangsaan untuk menjawab tantangan berbangsa kini dan di masa yang akan datang.
“Nilai-nilai empat konsensus kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), harus menjadi landasan kita dalam mengisi kemerdekaan,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat secara virtual pada acara Sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan di depan 415 relawan yang tergabung dalam Solidaritas Anak Negeri Tetap Lestari (SANTRI) di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (28/10).
Selain Lestari, hadir pula Bambang Dwi Hariadi (Koordinator SANTRI) sebagai pembicara dalam acara itu.
Menurut Rerie, sapaan akrab Lestari, pemahaman generasi muda terhadap empat konsensus kebangsaan bisa menjadi kekuatan untuk menjawab berbagai tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Rerie, yang juga anggota DPR RI dari Dapil II Jateng itu mengungkapkan, saat ini tantangan berbangsa dan bernegara datang dari dalam dan luar negeri, antara lain, dalam bentuk lunturnya nasionalisme, makin sempitnya pemahaman Pancasila dan agama, serta krisis perekonomian yang mengancam.
Peran aktif para pemuda, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, dalam mengamalkan nilai-nilai kebangsaan tersebut pada kehidupan sehari-hari sangat diharapkan untuk menjaga nilai-nilai luhur yang diwarisi oleh pendiri bangsa tidak luntur terbawa zaman. st

