By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kapolda Gorontalo Ajak 500 Anggota Polri, KNPI dan Mahasiswa ‘Serbu’ Bioskop Nonton Film Uti Deng Keke
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Entertainment

Kapolda Gorontalo Ajak 500 Anggota Polri, KNPI dan Mahasiswa ‘Serbu’ Bioskop Nonton Film Uti Deng Keke

Last updated: 12 Desember 2022 17:07 17:07
Jatengdaily.com
Published: 11 Desember 2022 18:28
Share
Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika, SH SIK MSi mengajak 500 anggota Polisi di bawah komandonya untuk mendatangi Bioskop XXI City Mall Gorontalo guna menyaksikan film Uti Deng Keke. Foto:dok
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Dukungan moral terhadap penayangan film Uti Deng Keke terus mengalir. Setelah Menteri Pariwisata Sandiaga Salahuddin Uno mendukung pemutaran serentak di gedung bioskop di seluruh Indonesia dan mengajak masyarakat untuk menyaksikan film syarat edukasi ini, dukungan datang dari Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika, SH SIK MSi yang mengajak 500 anggota Polisi di bawah komandonya untuk mendatangi Bioskop XXI City Mall Gorontalo guna menyaksikan film Uti Deng Keke.

Selain itu, Kapolda Gorontalo juga mengajak perwakilan mahasiswa dan organisasi pemuda KNPI bergabung bersama siswa SPN dan personel Polda Gorontalo, belum lama ini.

“Film Uti Deng Keke ini banyak menampilkan keindahan alam di wilayah Provinsi Gorontalo, serta banyak melibatkan artis lokal, ini sangat bagus sebagai sarana promosi sekaligus menunjukkan bahwa Provinsi Gorontalo memiliki banyak potensi, selain itu dilihat dari para pemainnya yang didominasi anak remaja, tentu ini akan memotivasi bagi para pemuda pemudi Gorontalo untuk bisa berkarya, yang pada akhirnya akan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Provinsi Gorontalo, ” ujar Kapolda Gorontalo Irjen Pol Helmy Santika kepada awak media.

Kapolda menegaskan, kalau kegiatan Nobar tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap film karya anak bangsa, sekaligus untuk memberikan stimulus perfilman nasional, juga mendorong para pemuda-pemudi Indonesia khususnya masyarakat Provinsi Gorontalo untuk bisa produktif, salah satunya menghasilkan karya di bidang seni perfilman.

Kapolda berpendapat kalau Film Uti Deng Keke ini alur ceritanya linier dan sederhana namun syarat akan makna. “Ada film yang membutuhkan kita berfikir untuk mengetahui makna ceritanya, namun film Uti Deng Keke ini sangat sederhana, mudah dipahami namun syarat dengan makna, ada nilai-nilai adat budaya, toleransi beragama serta kebhinnekaan, juga menghargai perbedaan,” Ujar Helmy Santika

Kapolda Gorontalo juga mengungkapkan alasan mengajak para mahasiswa dan juga organisasi pemuda KNPI nonton bareng bersama personel Polda Gorontalo, selain ingin memberikan support juga dijadikan sarana pembelajaran tentang kearifan lokal dan kebhinnekaan.

“Kami punya program pembelajaran kearifan lokal bagi personel Polri yang kita laksanakan bekerja sama dengan UNG, melihat adanya nilai-nilai adat budaya Gorontalo yang terkandung dalam Film ini, dan juga nilai kebhinnekaan, maka kami sengaja mengajak para mahasiswa termasuk mahasiswa asal Papua beserta ormas pemuda untuk duduk bersama dengan personel Polda Gorontalo. Harapanya nilai-nilai adat budaya serta kebhinnekaan tersebut bisa dimaknai oleh mereka dan bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Kapolda berharap.

Sebagai pamungkas Helmy Santika mengajak seluruh pihak untuk turut mensukseskan film karya anak bangsa Uti Deng Keke ini dengan menggelar nonton bareng. “Yang belum nonton ayo segera nonton, kalau bukan kita siapa lagi yang akan memberikan support apalagi film ini berlatar Provinsi Gorontalo,”Kata Helmy Santika.

Film yang disutradarai oleh Linur dan dibintangi oleh Mongol, Roy Marten, Gery Iskak, Teguh Julianto Stres, Lana Victoria, dan beberapa aktor lokal asal Gorontalo seperti Didi Roa, Tanta Lala dan lain-lain mengambil latar tempat di Gorontalo.

Film ini mengisahkan tentang persahabatan yang dijalani oleh empat remaja yang dari kecil sudah bertekad untuk meraih cita-cita yang telah mereka ikrarkan di sebuah puncak bukit kecil. Mereka adalah Meriam, Umar, Ruslan, dan Daniel. Meriam adalah anak tunggal seorang perwira Angkatan Laut yang pindah tugas dari Minahasa ke Gorontalo. Di tampatnya yang baru itu, Meriam bersahabat dengan anak-anak dusun yang berada di Gorontalo.

Sebetulnya orang tua Meriam, terutama mamanya sangat tidak memperbolehkan anak tunggalnya itu bergaul dengan anak-anak dusun tersebut, akan tetapi Meriam membandel. Justru bergaul dengan ketiga anak itu dia merasa mendapatkan saudara yang begitu setia kawan dan mereka bersahabat dengan saling menghormati. Film ini kaya akan nilai-nilai adat, serta persatuan dan kesatuan bangsa. SB-st

You Might Also Like

Fitri Carlina Membuka Peluang bagi Seniman Indonesia Menuju Panggung Internasional
Chaterine Wilson Didukung Suami Membintangi Film Horor, Rambut Kafan
Rhana Haura Tekuni Tembang Religi, Opick Langsung Surprise Beri 5 Lagu Syair Terberat
Eni Mulyasari Rilis Dua Single Baru: “Jayanti” dan “Engkang”, Siap Menggebrak Panggung Musik!
14 Grup Musik Tampil Memukau di Festival Musik Indie Jakarta Timur 2022
TAGGED:film Uti Deng KekeKapolda Gorontalo Ajak 500 Anggota PolriKNPI dan Mahasiswa 'Serbu' Bioskop Nonton Film Uti Deng Keke
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?