By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Berangkatkan Dua Imam Shalat ke Amsterdam, PP MAJT Segera Seleksi Calon Delegasi
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Berangkatkan Dua Imam Shalat ke Amsterdam, PP MAJT Segera Seleksi Calon Delegasi

Last updated: 13 Desember 2022 05:57 05:57
Jatengdaily.com
Published: 12 Desember 2022 15:53
Share
Tokoh PPME Budi Santoso saat rapat dengan pengurus PP MAJT dipimpin Prof Dr KH Noor Achmad, MA, Senin (12/12/2022).Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pelaksana Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT) segera memberangkatkan dua delegasinya untuk menjadi imam shalat selama Ramadan 1444 Hijriyah, shalat rawatib serta mengisi berbagai pengajian di Masjid Al-Ikhlas, Amsterdam, Belanda. Sebelum memberangkatkan, MAJT terlebih dulu menyeleksi calon dan memberikan pendidikan dan pelatihan terkait tugas yang bakal diemban.

Pemberangkatan delegasi ini, sebagai bagian dari kerja sama antara PP MAJT dengan Persatuan Pemuda Muslim se-Eropa (PPME) yang sudah berjalan 10 tahun. PPME memberi kepercayaan hanya kepada PP MAJT sebagai bagian kerja sama internasional, mengingat reputasi MAJT yang menjadi pusat rujukan dan pengembangan Islam moderat dunia, tidak diragukan.

“Hari ini, kami menerima kedatangan tokoh PPME, Budi Santoso, membahas misi pemberangkatan delegasi MAJT yang akan menjadi imam shalat selama Ramadan 1444 Hijriyah,” kata Ketua PP MAJT, Prof Dr KH Noor Achmad, MA, didampingi Budi Santoso, di MAJT, Senin (12/12/2022).

Prof Noor Achmad yang juga Ketua Baznas RI memandang penting kerja sama diperluas dengan Baznas RI, misalnya dengan membentuk Baznas di Kota Amsterdam atau Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Masjid Al-Ikhlas, Amsterdam. Bila, sekedar UPZ, lanjutnya, persyaratan tidak berat, sehingga bisa langsung diterapkan.

Misi penting berikutnya dari kerja sama, MAJT menjadikan kerja sama tersebut sebagai momentum strategis untuk mengembangkan nilai-nilai Islam Wasathiyah atau Islam moderat sebagai penjabaran dari Islam Rahmatan Lil Alamin.

Para delegasi dibebani tugas MAJT untuk memperkenalkan berbagai kitab karya para ulama nusantara kepada masyarakat Eropa dalam forum pengajian, terutama kepada jemaah Masjid Al-Ikhlas, Amsterdam yang sebagian besar merupakan umat muslim Indonesia. Selama satu bulan penuh diharapkan bisa menyosialisasikan kitab-kitab tersebut untuk membuka khazanah tentang peran ulama nusantara dalam pengembangan kjeilmuan Islam yang moderat.

Baca Juga: Tanpa Latihan, Ganjar Nimbrung Ikut Main Ketoprak Sumpah Amukti Palapa

Makanya, lanjut Prof Noor Achmad, seleksi dan diklat kepada calon imam yang akan diberangkatkan ke Amsterdam menjadi urgen. Delegasi tidak hanya memiliki kompeten dalam hal bacaan Al-Quran yang baik, hafal minimal tujuh juz, memiliki suara yang bagus, menguasai fiqih, tetapi juga mahir berorasi dan punya daya analogi yang kritis.

Budi Santoso sebagai senior PPME sekaligus Takmir Masjid Al-Ikhlas, di Amsterdam menegaskan, perspektif yang disampaikan Prof Noor Achmad itu selaras dengan kebutuhan jemaah Masjid Al-Ikhlas, di Amsterdam. Mereka menginginkan tampilan Islam yang moderat, bukan radikal.

“Sentuhan Islam wasathiyah sangat dinanti di Amsterdam, yang jemaahnya bedrjumlah ribuan, termasuk dari Suriname, Asia Tenggara, Maroko, dan lainnya. Maka dalam hal ini PPME hanya mempercayai PP MAJT untuk mengirim delegasi imam shalat dan pengajian-pengajian. Penguasaan jemaah terhadap Alquran biasa saja, tetapi mereka punya pemikiran kritis,” kata Budi Santoso.

Menurut Budi Santoso, kriteria delegasi yang akan diberangkatkan, mempunyai akhlak yang baik, hafal Al-Qur’an minimal 7 Juz, sehat jasmani dan rohani, menguasai ilmu Tajwid (teori dan praktek), memiliki kemampuan bacaan Al Qurán yang fasih dan merdu, memahami hukum fikih minoritas (fiqh aqliyyat).

Kemudian tidak berafiliasi dengan partai politik, mampu berkhutbah, dan berkenan memimpin istighosah dan pembacaan shalawat, berfaham Ahlussunnah wal Jamaah (moderat dan inklusif), mampu berkomunikasi dengan bahasa Inggris dan bahasa Arab dan usia antara 25-50 tahun. st

You Might Also Like

Hadapi Persebaya Besok, PSIS Bawa 21 Pemain
ASN Polres Pemalang Dapat Kejutan Kue Ulang Tahun
Tingkatkan Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Pencegahan Penyakit Menular
Presiden Jokowi Berbaju Adat NTT Saat Pimpin Upacara di Istana Merdeka
Paranormal Mbak You Meninggal Dunia, Denny Darko Ucapkan Selamat Jalan
TAGGED:Dua imam shalatKirim delegasi iman shalat ke AmsterdamMajid Al Iklas BelandaMAJT
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?