By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kedatangan Ganjar Tinjau Pengungsi Banjir di Kudus Jadi Pelipur Lara Warga
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Kedatangan Ganjar Tinjau Pengungsi Banjir di Kudus Jadi Pelipur Lara Warga

Last updated: 13 Januari 2023 08:27 08:27
Jatengdaily.com
Published: 13 Januari 2023 08:27
Share
Ganjar gendong anak pengungsi di Kudus. Foto: Humas Prov. Jateng
SHARE

KUDUS (Jatengdaily.com)– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertemu warga Dukuh Ngelo, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Kamis (12/1/2023). Mereka mengungsi di balai desa, lantaran banjir masih merendam rumah mereka setinggi 60 sentimeter.

Tiba di lokasi pengungsian, Ganjar didampingi Kepala Desa Karangrowo, Heri Darwanto menilik ruang logistik, dapur umum, dan aula balai desa, yang digunakan sebagai pengungsian.

Ada 153 jiwa dari 74 KK yang mengungsi di balai desa tersebut. Pengungsi didominasi lansia, petugas kesehatan pun berjaga di tempat pengungsian. Mereka sudah sepekan berada di sana. Ganjar menanyakan pada Heri mengenai penyebab banjir tersebut.

“Karena Pati, Juwana itu masih banjir pak. Dampak anak sungai Juwana,” kata Heri dilansir dari laman humas Prov. Jateng.

Heri menuturkan, kondisi warga yang mengungsi dalam keadaan baik. Logistik pun tercukupi. Menurutnya, warga yang mengungsi dapat makan sehari tiga kali.

Sementara itu, kata Heri, di Dukuh Krajan, ribuan jiwa di sana memilih bertahan meski rumahnya terendam banjir. Musababnya mereka khawatir dengan harta benda di rumah.

“Kalau di pengungsian ini lengkap, ada jamban dari PUPR, air kami mintakan dari PDAM, tidur juga di alas matras dari Kemensos dan keamanan juga lengkap 24 jam. Kalau di Dukuh Krajan itu memang laki-lakinya yang bertahan. Tapi makanan kita suplai terus,” kata Heri.

Kedatangan Ganjar menjadi pelipur lara bagi para pengungsi. Selain membagikan mainan untuk para anak-anak, Ganjar juga gayeng dengan para lansia dan emak-emak di sana.

“Bu masak apa? Lha ini sayure kok masih. Saya nyicip singkongnya ya,” seloroh Ganjar pada ibu-ibu PKK yang sedang menyiapkan menu makan siang.

Gubernur berambut putih itu menyampaikan apresiasi pada relawan yang telah membantu dan melayani kebutuhan para pengungsi. Termasuk kesigapan Kades mengevakuasi warganya.

“Wah ini semua lengkap, Pak Kadesnya top. Wis pokoke sehat-sehat semua. Sing sabar, muga-muga gek ndang surut,” ujarnya.

Ganjar lantas berpamitan dan melanjutkan tinjauan ke GKMI Tanjungkarang, yang juga dijadikan tempat pengungsian oleh pemerintah desa setempat. she

 

You Might Also Like

Warga Lempongsari Ingin Sosialisasi Lapor Hendi Merambah ke RT dan RW
Nakes Bertumbangan Akibat COVID-19, PPNI Jateng Desak Pencairan Insentif
Wahana Escape Room De Javu di Lawang Sewu Tawarkan Tantangan Yang Bernuansa Sejarah
Istana Buka Suara Menyusul Gubernur Kepri Positif COVID-19 Usai Jalani Pelantikan
Masa Pandemi, Mahasiswa KKN Undip Kenalkan Teh Cascara
TAGGED:banjir kudusGanjar Pranowopelipur larapengungsi banjir di Kudus
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?