Stabilkan Harga dan Stok, Disperindag Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng dan Beras

2 Min Read
Bupati Demak dr Hj Eisti'anah saat menyerahkan beras medium pada warga yang turut antre pada operasi pasar minyak goreng dan beras di Pasar Mranggen. Foto: sari

DEMAK (Jatengdaily.com)- Pemkab Demak melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM menggelar operasi pasar, Selasa (28/2/2023). Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Dindagkop dan UKM Kabupaten Demak H Iskandar Zulkarnain itu dipusatkan di Pasar Mranggen.

Sebanyak dua ton beras medium dan 800 liter minyak goreng merk minyakita dijual murah kepada masyarakat dalam bentuk paket. Setiap paket berisi dua liter dan lima kilogram beras itu dijual seharga Rp 70.500.

Mendapati kesempatan laka itu masyarakat sekitar pun tampak antusias. Mereka tak segan mengantri sejak pagi demi mendapat giliran menukarkan kupon yang sudah mereka bayar sebelumnya pada petugas.

Mengenai operasi pasar tersebut, Iskandar Zulkarnain menjelaskan, dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas harga beras dan menanggulangi kelangkaan minyak goreng merk minyakita di pasaran.

“Minyak goreng tersebut banyak diburu masyarakat karena harganya yang ekonomis dengan kualitas bagus,” ujarnya.

Untuk pengadaan beras medium, Dindagkop UKM Kabupaten Demak berkoordinasi dengan Bulog Semarang. Turut hadir melakukan pemantauan Bupati Demak dr Hj Eisti’anah.
“Operasi pasar ini diadakan untuk membantu masyarakat yang mengeluh kesulitan mendapatkan minyak goreng dan beras dengan harga murah. Alhamdulillah antusias masyarakat cukup baik, dan semoga upaya ini mampu mengatasi kelangkaan stok dan harga beras yang tinggi di pasar-pasar tradisional,” harap bupati.

Di sisi lain, Sukarti (40) warga Mranggen merasa senang memperoleh kupon. “Meski hanya dapat satu kupon, saya sangat terbantu. Karena biasanya minyak goreng merk minyakita dijual Rp 17 ribu per liter. Sedangkan beras medium paling murah Rp 12.000 per kilogramnya,” pungkasnya. rie-she

Share This Article