By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Attitude Pekerja Dibutuhkan dalam Inovasi di Dunia Kerja
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Attitude Pekerja Dibutuhkan dalam Inovasi di Dunia Kerja

Last updated: 7 Juli 2023 12:10 12:10
Jatengdaily.com
Published: 7 Juli 2023 12:10
Share
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) Unissula menyelenggarakan forum diskusi. FGD diselenggarakan di Aula GKB Unissula, Kamis (6/7/2023). Hadir sebagai pembicara Kepala Disnaker Kota Semarang Dr Sutrisno SKM MHKes, Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Disnakertrans Prov Jawa Tengah Masduqi SE MSi, Ketua APINDO Kota Semarang Deddy Mulyadi SE MIKom, dan Kepala Divisi People Development HR Publik Indonesia Pedro Jonathan Darmawan SPsi MPsi Psikolog. FGD membahas tentang penyerapan dan penempatan SDM bagi perusahaan dalam menghadapi resesi ekonomi global.

Deddy Mulyadi menjelaskan makna resesi global. “Resesi global terjadi apabila produk domestik bruto (PDB) per kapita di sebagian besar wilayah dunia mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif) berkepanjangan,” jelasnya.

Pihaknya juga menyebutkan beberapa dampak resesi global. “Dampak resesi ekonomi global diantaranya penurunan aktivitas ekonomi secara simultan, PHK, penurunan investasi, daya serap tenaga kerja terganggu, dan pelemahan daya beli,” jelasnya.

Selanjutnya Dr Sutrisno SKM MHKes menyampaikan pentingnya inovasi di dunia kerja. “Sekarang modifikasi jelas, inovasi jelas. Maka sebagai mahasiswa sekarang bukan saja menghadirkan ilmu pengetahuan, tapi bagaimana implementasi inovasi ke depan. Dulu orang sekolah mengidamkan IPK (indeks Prestasi Kumulatif) tertinggi, sekarang di bursa kerja IP yang tinggi kalah karena tidak memiliki keterampilan yang kompeten,” jelasnya.

Masduqi SE MSi juga mengingatkan bahwa bagi yang mau memasuki dunia kerja, ada banyak tantangan yang harus dihadapi. “Lalu bagaimana mempersiapkannya? Pertama bagaimana supaya masuk, bagaimana bertahan, bagaimana improvemennya,” ungkapnya.

Pihaknya melanjutkan, “Menurut keluhan teman-teman HRD saat ini yang dibutuhkan HRD adalah bagaimana mengembangkan attitudenya. Karena yang bersifat keterampilan itu bisa dididik. Tapi kalo pengembangan yang bersifat behavior, itu butuh pembiasaan sehingga menjadi sebuah karakter,” lanjutnya.

Sebagai pembicara terakhir Pedro Jonathan Darmawan SPsi MPsi Psikolog juga menekankan pentingnya attitude. “Keberanian itu bagian dari attitude yang harus dilatih. Karena bagi saya mau menjadi pengusaha atau karyawan menuntut adanya kualitas diri, termasuk attitude,” pungkasnya. she

You Might Also Like

Pengamat Apresiasi Tanggung Jawab Sosial Gojek terhadap UMKM di Tengah Pandemi Covid-19
Satupena Jawa Tengah Bertamu ke Kemenag Cilacap
Tertib Administrasi, Pj Sekda Tandatangani NPHD Dana Hibah Guru Madin dan TPQ
PPSDM Migas Dukung Citilink Beroperasi di Bandara Ngloram Blora
Ulama Syekh Ali Jaber Ditusuk, Mahfud Beri Instruksi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?