BEKASI (Jatengdaily.com) – PSIS Semarang gagal penuhi ambisinya usai kalah tipis dari Persija Jakarta 1-2 pada laga pekan ke 18 Liga 1 2019 di Stadion Patriot Chandrabaga Bekasi Minggu (15/9/2019).
Absennya beberapa pemain inti berpengaruh baik di pertahanan dan serangan PSIS. Babak pertama PSIS kesulitan mengembangkan permainan, dan babak kedua bisa menekan dan menyulitkan tuan rumah.
Persija mencetak gol pada menit ke-45+4, melalui penalti Marko Simic. Ini setelah M Rio Saputro dianggap mengangkat kaki terlalu tinggi ketika akan membuang bola yang disundul Ramdani Lestaluhu. Gol kedua tuan rumah dicetak oleh Rohit Chand pada menit 53.
PSIS sempat memperkecil melalui Septian David Maulana pada menit 63. Skor 1-2 tidak berubah hingga laga berakhir. Dengan kekalahan ini PSIS tetap dengan 19 angka dari 18 laga. Sedangkan Persija bertambah 17 poin, dari 16 laga.
Pelatih PSIS Semarang Bambang Nurdiansyah tetap mengapresiasi skuatnya mesti gagal mencuri poin di partai pertama putaran kedua ini.
“Pertandingan tadi sudah maksimal bagi pemain saya. Dan saya tetap apresiasi, 99 persen pemain saya lokal melawan pemain asing- asing,” kata Bambang Nurdiansyah.
Coach yang akrab dipanggil Banur ini menambahkan akan segera memperbaiki untuk persiapan laga berikutnya. Apalagi PSIS bertindak sebagai tuan rumah dengan menjamu Persebaya Surabaya, Jumat (20/9/2019) di Stadion Moch Soebroto Magelang.
“Saya salut dengan produk lokal, ada pemain 20 tahun (Eka Febri ) yang bisa imbangi. Paling tidak pemain pemain muda ini bisa imbangi Persija. Babak pertama pemain pemain muda sedikit tidak ada percaya diri,” pungkas Banur. zia-yds


