By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Batang Survei Sumber Air Baru untuk Atasi Kekeringan
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Batang Survei Sumber Air Baru untuk Atasi Kekeringan

Last updated: 16 September 2023 06:19 06:19
Jatengdaily.com
Published: 16 September 2023 06:19
Share
Ilustrasi: bantuan air untuk warga di Batang yang alamai kekeringan. Foto: Humas Batang
SHARE

BATANG (Jatengdaily.com)– Pencarian sumber air baru menjadi salah satu solusi yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang guna mengantisipasi dampak kekeringan. Penemuan sumber air tersebut akan dilanjutkan dengan survei dan uji kelayakan.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, usai memantau proses penyaluran bantuan air bersih, di Dukuh Jlegong, Desa Pretek, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, baru-baru ini.

“Sumber air baru sudah ditemukan di Dusun Dlisen, segera akan disurvei DPUPR untuk mengetahui sarana prasarana yang dibutuhkan. Untuk daerah yang terindikasi rawan kekeringan cuma di Pecalungan dan Bandar. Alhamdulillah, di sana sudah ditemukan sumber air,” bebernya dilansir dari laman humas Prov Jateng, Sabtu (16/9/2023).

Dijelaskan, hingga medio September 2023, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang telah tiga kali menyalurkan bantuan air bersih, sebanyak 57 ribu liter. Bantuan tersebut didistribusikan ke sejumlah desa yang terindikasi rawan kekeringan, meliputi Desa Wonomerto Bandar, Durenombo Subah, dan Pretek Pecalungan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Batang, Riza Zakiyah mengatakan, kekeringan di Desa Pretek memang sudah terjadi sejak tiga bulan lalu, namun laporan baru disampaikan ke pihaknya pada minggu lalu. “Kami langsung menindaklanjuti dengan mengirimkan bantuan air bersih ke warga,” tegasnya.

Lebih lanjut, menurut informasi dari perangkat Desa Pretek, kekeringan di wilayah tersebut baru kali pertama terjadi pada tahun ini.

“Kekeringan tahun ini terjadi cukup lama, sehingga mengakibatkan sumber air berupa sumur gali mulai mengering,” bebernya.

Ia menambahkan, suplai air akan terus dilakukan hingga proses pipanisasi untuk menyalurkan air dari sumber ke tiap dukuh selesai. Secara keseluruhan warga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Batang mencapai 2.700 jiwa.

Salah satu warga terdampak kekeringan, Nanik, mengaku kesulitan mendapatkan air bersih sejak bulan Juli lalu akibat musim kemarau panjang. “Biasanya (saya) ambil air dari sumur, tapi sudah kering. Akhirnya (saya) terpaksa ambil ke sungai walaupun kotor, untuk keperluan MCK,” terangnya. Ia bersama warga lainnya bersyukur berkat bantuan air bersih yang disalurkan Pemkab , karena dapat mencukupi kebutuhan rumah tangga. she

 

You Might Also Like

Jelang Pilwalkot, Sejumlah Parpol Mulai Bangun Koalisi
Imbas Konflik di Yaman Utara, 10 WNI Dievakuasi ke Tanah Air
Kemenag Salurkan Rp2,35 Miliar, Bantu Posko, Masjid, dan Musala Terdampak Gempa Pasaman Barat
KAI Daop 4 Layani 329 Ribu Pelanggan KA Selama Masa Lebaran 2022
Antisipasi Lonjakan Pemudik, PT DLU Siapkan Lima Kapal Penumpang
TAGGED:Batang Survei Sumber Air Barukekeringan di batang
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?