By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Lukman Hakim Terima Buku Antologi Puisi Moderasi Beragama dari Satupena
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Lukman Hakim Terima Buku Antologi Puisi Moderasi Beragama dari Satupena

Last updated: 11 Oktober 2023 06:31 06:31
Jatengdaily.com
Published: 11 Oktober 2023 06:31
Share
Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (LHS) saat memaparkan tentang pentingnya moderasi beragama di Vihara Tanah Putih Semarang. Foto:dok
SHARE

 

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Mantan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (LHS) menerima buku antologi puisi moderasi beragama “Kusebut Nama-Mu dalam Seribu Warna” dari Anggota Dewan Pakar Satupena Jawa Tengah Taslim Syahlan di Vihara Tanah Putih Semarang, Senin, 9 Oktober 2023. Penyerahan buku itu dilakukan di tengah kegiatan Sarasehan Kebangsaan “Peran Agama dan Budaya dalam Membangun Peradaban Berbasis Moderasi Beragama”.

Taslim Syahlan yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah Taslim Syahlan mengatakan, buku antologi puisi moderasi beragama beberapa waktu lalu telah diserahkan pula kepada Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di Klenteng Sam Poo Kong Semarang. Saat itu Yaqut memuji buku antologi puisi karya 65 penyair yang diterbitkan Satupena Jawa Tengah, FKUB Jawa Tengah, dan Kanwil Kemenag Jateng itu.

LHS mengatakan, agama harus dikembalikan kepada esensinya, yaitu memanusiakan manusia, menegakkan keadilan, dan menjauhi praktik diskriminasi. Di tahun politik ini kita harus melakukan upaya pengelolaan keberagaman dengan membawa nilai agama yang universal.

“Karena itu agama jangan diseret-seret untuk kepentingan politik dan dijauhkan dari esensinya,” ujarnya seraya menekankan tentang dua aspek krusial masyarakat Indonesia, yaitu kemajemukan dan sifat agamisnya.

Selain LHS, narasumber lain dalam sarasehan itu adalah Bhante Dhammasubo Mahathera yang berbicara tentang peran budaya dalam moderasi beragama.

Menurut Taslim, peran agama dan budaya dalam membangun peradaban menghadapi banyak tantangan. Konflik antarpemeluk agama dan perbedaan budaya dapat berujung pada kekerasan. Karena itu perlu ada upaya jalan keluar agar perbedaan itu menjadi perekat, bukan penyekat.

Kegiatan sarasehan kebangsaan itu sekaligus syukuran karena Vihara Ranah Putih yang dipimpin Bhikku Cattamano Mahathera menjadi juara pertama Lomba Inovasi Moderasi Beragama untuk Kategori Rumah Ibadah.

“Lomba tingkat nasional yang diadakan Kementerian Agama itu sungguh mrnggembirakan dan merupakan kejutan bagi masyarakat Jawa Tengah. Selama ini terkesan pemenangnya adalah masjid. Ternyata kali ini vihara bisa menjadi juara”, tandas Taslim. St

You Might Also Like

Gubernur Jateng Dukung Penguatan Peran Lembaga Penyiaran, Informasi Seimbang Jadi Kunci
PPSDM Migas dan IMSO UNDIP Gelar Diskusi Proyeksi Pengembangan SDM Migas
PFA, Langkah Awal Atasi Masalah Mental
PSIS Semarang Bangun Training Center di Kendal
Belum Padam, Luasan Lahan Terbakar Gunung Merbabu Capai 489,07 Hektar
TAGGED:dari SatupenaLHSLukman Hakim Saifuddinmoderasi beragamaTerima Buku Antologi Puisi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?