By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Sepanjang 10,63 Km Tol Semarang-Demak Berupa Tanggul Laut
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sepanjang 10,63 Km Tol Semarang-Demak Berupa Tanggul Laut

Last updated: 15 Oktober 2019 18:33 18:33
Jatengdaily.com
Published: 15 Oktober 2019 18:33
Share
ILustrasi tol Semarang-Demak. Foto: dok kemenpupr
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Proyek pembangunan jalan tol Semarang-Demak disambut baik kalangan DPRD Jateng. Terlebih lagi jalan bebas hambatan sepanjang 27 kilometer ini juga akan berfungsi sebagai tanggul laut.

Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso menjelaskan, kurang lebih dari 10,63 kilometer dari Kaligawe sampai Morosari berupa tanggul laut. “Kami menyambut baik, ini harapan masyarakat agar segera terbebas dari rob, ekosistem dan daya dukung lingkungan tetap harus jadi prioritas”, terangnya.

Menurut anggota FPKS DPRD Jateng tersebut daerah yang ditanggul merupakan daerah hilir dari Kali Babon dan Kali Sringin, dan juga titik terparah abrasi selama ini maka perlu penanganan khusus.

“Limpahan air sungai, sedimentasi, perubahan arus air laut, dan tentunya ekosistem flora fauna perlu benar-benar diperhatikan. Jangan sampai niat baik berujung kerusakan karena kurang matangnya perencanaan”, lanjutnya.

Menurut lulusan Magister Ilmu Lingkungan Undip itu, berdasarkan DED (Detail Engineering Design) selain tanggul laut juga akan dilengkapi oleh dua kolam retensi seluas 240 Ha dan 45 Ha sebagai antisipasi. “Di sana banyak spesies mangrove yang khas dan banyak biota laut dan sungai yang perlu dicarikan solusinya”, lanjutnya.

Berdasarkan informasi dari pria asal Wonogiri tersebut, proyek yang direncanakan menghabiskan dana Rp 12,24 T tersebut membutuhkan lahan sebesar 5.352.216 m² setara dengan 1.523 bidang tanah, saat ini sudah dibebaskan 446.426 m² (8,34%).

“Ada 21 Kelurahan/Desa yang terlewati dan tersebar di 5 Kecamatan yaitu Genuk, Sayung, Karangtengah, Wonosalam dan Demak akan dikelola Badan Usaha Jalan Tol PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak yang merupakan Konsorsium PTPP, WIKA dan MMM. Ditargetkan selesai tahun 2024. yds

You Might Also Like

Warga Sulanji Keluhkan Bekas Galian Pipa PDAM, Pemkot Diminta Menegur Kontraktor
Kasus Kekerasan Perempuan, Ganjar: Bapak-bapak Juga Perlu Diedukasi
Duka Mendalam, Kapolres Boyolali Meninggal Dunia Usai Dirawat karena Kecelakaan
Gandeng Bank Sampah Induk Jepara, Mahasiswa KKN Undip Ajak Warga Sulap Sampah Jadi Rupiah
PDIP Diprediksi Rebut 26 Kursi DPR Dapil Jateng, Caleg Artis Nasdem Keok
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?