By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Wujudkan Semarang Kota Inklusi, Mbak Ita Dorong Setiap Destinasi Wisata Terapkan Manajemen Ramah Disabilitas
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Wujudkan Semarang Kota Inklusi, Mbak Ita Dorong Setiap Destinasi Wisata Terapkan Manajemen Ramah Disabilitas

Last updated: 22 Februari 2024 19:57 19:57
Jatengdaily.com
Published: 22 Februari 2024 19:53
Share
Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meresmikan pembangunan toilet disabilitas bantuan dari Rotary District 3420 Indonesia di Sam Poo Kong pada Kamis (22/2/2024). Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu mendorong agar setiap destinasi wisata bisa menerapkan manajemen ramah disabilitas. Seperti contoh tersedianya disabled toilet atau toilet disabilitas yang ada di tiap destinasi wisata. Hal itu disampaikannya saat menerima dan meresmikan toilet disabilitas bantuan dari Rotary District 3420 Indonesia yang baru saja diresmikan di Sam Poo Kong pada Kamis (22/2/2024).

Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan, penyediaan toilet berstandar nasional di tempat wisata ini bisa menjadi pilot preject untuk diterapkan di seluruh destinasi wisata di bawah pengelolaan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang maupun swasta.

“Ini menjadi satu pilot project dan prototype dipakai ke destinasi wisata lainnya. Sehingga nanti di tempat-tempat lain ada seperti ini (toilet disabilitas-red),” ujarnya.

Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok Naik, Mbak Ita Minta Masyarakat Tidak Panic Buying

Pihaknya juga telah membuka kerja sama untuk menyediakan sarana penyandang disabilitas. Ini juga salah satu wujud atau upaya menjadikan Kota Semarang sebagai kota inklusi.

“Karena sepertinya kayak di Kota Lama belum ada, kemudian Taman Lele juga belum. Sehingga memang harus berupaya mewujudkan Kota Semarang jadi kota inklusi, kota yang ramah disabilitas. Ini yang belum banyak dilakukan dan tempat tertentu pun ada, tapi belum standart. Dan memang diperlukan, sehingga diharapkan toilet ini menjadi prototype untuk pengelolaan destinasi wisata Kota Semarang,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso menyebut, jika adanya toilet disabilitas ini menjadi referensi untuk menganggarkan dan mengadakan di tempat wisata lain. Pihaknya juga terbuka kepada semua pihak untuk bekerja sama dalam mendukung pembangunan fasilitas bagi penyandang disabilitas di tempat wisata.

“Ini menjadi salah satu motivasi bagi kami. Tentu insya-Allah akan kita kembangkan di setiap destinasi wisata di Kota Semarang, sehingga mendukung ramah disabilitas,” imbuhnya. St

You Might Also Like

Kematian Karena TBC di Indonesia Tinggi, Waspadai Serang Anak-anak
180 Petarung Ikuti Even Tarung Bebas di Semarang
Wajah Baru Metro Park View Hotel Semarang, Ciptakan Pengalaman Mengesankan bagi Pelanggan
Mbak Ita Akui Semarang 10 K Sukses Melebihi Ekspektasi
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip Ikuti Program Students Exchange di Akashi College Jepang
TAGGED:Dorong Setiap Destinasi WisataMbak ItaTerapkan Manajemen Ramah DisabilitasWujudkan Semarang Kota Inklusi
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?