By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dari Hobi, SSMC Buat Motor Jadul S 90 Tetap Eksis
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsWisata

Dari Hobi, SSMC Buat Motor Jadul S 90 Tetap Eksis

Last updated: 28 Oktober 2019 22:36 22:36
Jatengdaily.com
Published: 28 Oktober 2019 22:36
Share
Pecinta Honda S 90 yang tergabung dalam Sembilanpuluh Semarang Motor Classic (SSMC). Foto: Adry
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Puluhan pecinta motor Honda S 90 yang tergabung dalam Sembilanpuluh Semarang Motor Classic (SSMC) melakukan kopi darat (kopdar) di pelataran Masjid Agung Jawa Tengah, Minggu (27/10/2019). Tujuan kopdar menjadikan wadah bertukar pikiran, dan memberi informasi untuk menghidupkan, agar motor jadul tidak punah di jalanan.

Aris Setyabudi selaku pendiri SSMC mengatakan awal mula mendirikan club’ motor S 90 sejak tahun 2012. Itu pun didirikan club’ itu karena hobi motor besi tua pabrikan Honda buatan Jepang tahun 1964-1972.

Dari situ, ia terbesit untuk mengajak semua pemuda yang punya motor S 90 untuk gabung. Sebab rasa kekawatirannya motor-motor jadul hilang dari peredaran di jalan. Maka dari itu, ia bersama temannya mengumpulkan tim untuk bertukar pikiran soal mesin dan keunikan motor.

“Anggotanya sudah lumayan di Semarang, ada 40 berbagai jenis motor bahkan motor yang orisinil pun masih ada,” kata Aris Setyabudi pemilik motor Honda S 90.

Dia menyebut meski motor lawas jarang ditemui di jalanan, ia masih beruntung masih diberi kesempatan merawatnya. Bahkan banyak suka duka ketika mengendarai motor jadul tersebut dijalanan saat tour Jawa-Bali-Sumatera.

pecinta motor honda S 90. Foto: adry

“Dulu pernah di Lampung tahun 2015 sampai 2016. Kalau bicara motor lawas, mesin pasti gampang macet. Biasannya kami atasi sendiri, kendalanya spool CDI platina, ya kita bongkar dilokasi sampai mesin bisa hidup kembali,” ujarnya, Senin (28/10/2019).

Motor yang ia miliki tersebut, juga pernah menang kontes kategori motor orisinil. Maka dari, itu lebih memilih untuk merawat motor itu tanpa merubah kondisi.

“Juara 2 kontes motor S 90 orisinil. Kategorinya cat masih orisinil, bahkan sampai emblemnya masih asli,” jelasnya.

Sementara itu Ketua SSMC Semarang Krisna Patra Ambara mengaku melalui kegiatan itu, komunitasnya berharap bisa membaurkan pecinta motor jadul dengan masyarakat umum.

“Kita sudah tujuh tahun aktif, sekedar tukar pikiran soal mesin serta mengajak pemuda pemudi untuk memperhatikan safety reading saat di jalanan,” tutup Krisna Patra Ambara. adry-she

You Might Also Like

Logistik Pilkada Masa Pandemi Mulai Dikirim
Percepat Vaksinasi Covid-19, Jateng Ajukan Tambahan 2,4 Juta Dosis Tiap Minggu
FIFA Matchday, Timnas Putri Kalah dari Belanda
Suspek Campak Tinggi, Jawa Tengah Gencarkan Imunisasi
Festival Muharram di MAJT, Bina Milenial Membangun Peradaban Islam
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?