By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dianiaya & Dimasukkan Kandang Monyet, Keluarga ABG Datangi Polres
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dianiaya & Dimasukkan Kandang Monyet, Keluarga ABG Datangi Polres

Last updated: 17 Desember 2019 21:52 21:52
Jatengdaily.com
Published: 17 Desember 2019 17:58
Share
Keluaga ABG, yang dituduh mencuri telepon genggam, dan kemudian dimasukkan ke kandang monyet serta diguyur bensin mendatangi Mapolres Pemalang. Foto: wing
SHARE

PEMALANG (Jatengdaily.com)-Keluaga Anak Baru Gede (ABG) berusia 16 tahun korban kasus penganiayaan yang dituduh mencuri telepon genggam, dan kemudian dimasukkan ke kandang monyet serta diguyur bensin mendatangi Mapolres Pemalang.

Orang tua korban bernama Rasmani (65) dan kakak korban Handoyo (35) pada petugas menanyakan perkembangan kasus yang menimpa anaknya setahun lalu, namun hingga kini belum ada tersangka yang ditangkap.

“Keinginan kami dari pihak keluarga agar secepatnya tersangka yang telah menganiaya keluarga kami untuk ditangkap dan diproses karena sudah lama, apalagi korban mengalami luka melepuh karena diguyur dengan bensin, keluarga tidak menerima perlakuan yang telah dilakukan,” pinta mereka yang diterima Kasatreskrim Polres Pemalang, AKP Suhadi.

Menanggapi keluarga korban yang tidak terima atas perlakukan yang diterima anggota keluarganya oleh tiga warga Desa Kesesirejo Kecamatan Bodeh, Kasatreskrim AKP Suhadi, menyatakan bahwa sampai saat ini kasus penganiayaan tersebut masih dalam penyelidikan Polres Pemalang. Namun memang para pelaku diduga melarikan diri keluar kota setelah kejadian.

“Kalau para tersangka sudah tertangkap kami akan secepatnya memberitahu, untuk itu dimohon doanya agar petugas dapat meringkus para pelaku,” tandasnya. Selasa (17/12/2019). wing-she

You Might Also Like

Rawan saat Mudik Lebaran, Tertular COVID-19 dari OTG
Banyak Perusahaan Asing Ekspansi ke Kendal, KIK Seksi untuk Investasi
Pemerintah Wajibkan Industri Serap Susu Sapi Rakyat
KBPA dan Kejati Sulbar Gandeng Pengusaha Bantu Warga Terdampak Gempa
Kapolri Perintahkan Kapolda dan Kapolres Jaga Netralitas dalam Pilkada 2020
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?