By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Kota Lama Sarana Edukasi Budaya dan Sejarah
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
Wisata

Kota Lama Sarana Edukasi Budaya dan Sejarah

Last updated: 27 Desember 2019 22:10 22:10
Jatengdaily.com
Published: 27 Desember 2019 22:10
Share
Gunoto Saparie berpose di Kota Lama. Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kawasan Kota Lama Semarang dapat menjadi sarana edukasi budaya dan sejarah bagi generasi muda. Karena itu, pengembangan destinasi wisata Kota Lama harus memperhatikan karakteristik kawasan bersangkutan.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Dewan Kesenian Jawa Tengah (DKJT) Gunoto Saparie

menanggapi masalah revitalisasi Kota Lama dilihat dari perspektif seni dan budaya.

Gunoto mengatakan, keluhan mengenai tercerabutnya generasi muda dari akar budaya sendiri sering kita dengar.

Begitu juga tentang lunturnya semangat nasionalisme karena mereka tidak lagi mengenal sejarah bangsanya. Budaya global yang bersifat instan justru lebih memikat dan memesona bagi mereka. Tentu saja hal ini sangat memprihatinkan.

“Kota Lama, seperti halnya kota-kota tua lain di Jawa, secara historis merupakan

kota kolonial peninggalan rancang-bangun Belanda. Struktur sosial masyarakat di kawasan Kota Lama meninggalkan jejak perkembangan budaya,” ujarnya seraya menambahkan perlunya penataan destinasi wisata diperluas sampai kawasan Pecinan dan Pekojan.

Hal ini, tambah Gunoto, karena dua kawasan tersebut memiliki sejarah panjang yang tak terpisahkan dari terbentuknya Kota Lama. Karena itu Pemerintah Kota Semarang harus menunjukkan kepeduliannya dengan mengadakan berbagai kegiatan yang bernuansa sejarah dan budaya.

“Ini berarti, kebijakan revitalisasi Kota Lama harus menghadirkan ruang bagi pelaku budaya tradisional. Gambang Semarang, misalnya, harus tetap mendapatkan tempat di tengah pertumbuhan Semarang menjadi kota metropolitan,” katanya.

Apalagi, Gambang Semarang merupakan contoh adanya multikulturalisme di Kota Semarang. Karena di dalamnya terdapat dialog sejumlah ekspresi budaya yang sangat kental di dalamnya.

Menurut Gunoto, revitalisasi Kota Lama saat ini terkesan lebih memprioritaskan hal-hal yang bersifat fisikal. Bukannya hal itu tidak penting, terutama bagi upaya pengenalan sejarah dan arsitektur Kota Lama.

Namun, harus diingat, cagar budaya tak benda pun dapat memperindah

dan mendukung pengembangan kawasan ini. Karena itu aktivitas kesenian dan kebudayaan di kawasan ini tidak boleh diabaikan.

“Penampilan para seniman tradisional sesungguhnya bisa memberikan warna bagi Kota Lama. Ia pun bisa menjadi sebagai sarana belajar bagi masyarakat untuk lebih mengenal budaya Semarangan,” tambahnya sambil memberikan apresiasi terhadap Pemkot Semarang yang telah merevitalisasi Kota Lama dan bisa menjadi contoh bagi pemerintah daerah lain di Jawa Tengah yang memiliki kawasan kota tua. Ugl–st

You Might Also Like

Renovasi TMII Hampir Rampung, Diharapkan jadi Destinasi Wisata Rakyat
Kawasan Wisata Dieng Ditata untuk Tingkatkan Wisatawan
Tradisi Tuk Panjang Sambut Imlek, Aneka Makanan Disajikan di Meja Sepanjang 200 Meter
Ini Tempat Nongkrong Murah dan Instagramable di Mijen Semarang
Hendi Berharap BP2KS Lebih Getol Lagi Promosikan Wisata Kota Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?