By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ditinjau Menteri PUPR, Rumah Pompa Sringin Belum Optimal
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ditinjau Menteri PUPR, Rumah Pompa Sringin Belum Optimal

Last updated: 12 Januari 2020 21:49 21:49
Jatengdaily.com
Published: 12 Januari 2020 21:49
Share
Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono meninjau Kali Sringin, Minggu. Foto:dok/pupr
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau rumah pompa air Sringin Semarang, dan ternyata seluruh pompa air belum bekerja optimal. Menteri PUPR memerintahkan untuk mengganti pompa air.

Basuki mengatakan, rumah pompa Sringin penting untuk penanganan rob dan banjir di sekitar sana termasuk di sekitar Terboyo atau Pantura. Tetapi, dari 5 pompa baru 2 yang aktif dan hanya 1 pompa yang bisa bekerja sesuai kapasitas yaitu 2.000 liter per detik.

“Infrastrukturnya sudah siap, pompa air rencana 5×2.000 liter per detik, masih ada kendala. Hal ini baru satu yang bisa operasional sampai 2.000 liter per detik, yang lain belum,” kata Basuki di Sringin, Minggu (12/1/2020).

Ia mengatakan untuk pompa air yang tidak bisa bekerja maksimal kemungkinan ada seal sambungan yang bocor sehingga udara ikut masuk. Basuki meminta pompa diganti dan dua di antaranya sudah siap dipasang hari Selasa mendatang.

“Selasa besok akan dipasang yang baru, ada dua besok Selasa, 2×2.000 liter jadi 4.000 liter per detik. Yang tiga masih dirakit, saya mau lihat, jadi detail kerja kita. Ini tergantung pompa di sini, kalau tidak sempurna pasti mengganggu,” katanya menjelaskan.

Dikatakan, dari lima pompa di sana masih dua beroperasi, yang tiga baru mau diganti. Tiga itu hanya 700 liter per detik. Padahal, spek 2.000, maka saya minta ganti. Banjir cuma pompa ini, ndak ada lain,” imbuh Basuki.

Pada kesempatan itu, Basuki juga sempat berbincang dengan warga di sekitar Sringin. Saat ini warga di sana memang sudah tidak terkena rob dan banjir.

Basuki menjelaskan, jika hujan lebat dan pompa tidak bekerja maksimal maka genangan air akan kembali datang.

“Cek penduduk, masih terendam? Enggak. Tapi kalau mancep (tidak maksimal) gini, kalau hujan pasti (banjir lagi),” tegasnya.

Pompa baru di Sringin akan aktif maksimal semuanya pada akhir Januari. Menurut Basuki, hal itu harus terpenuhi karena intensitas hujan akan meningkat bulan Februari.

“Aktif akhir Januari, Februari lebih tinggi. Kita ikuti terus prediksinya,” katanya. Ugl–st

You Might Also Like

Bikin Lagu Jawa, Hendra Kumbara Kolaborasi Politikus Gerindra
Polda Jateng Selidiki Kasus Bentrok FPI dan PWI-LS di Pemalang
Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Menkes Sebut Mirip Flu Biasa, Jangan Panik
Bangun Semangat Bela Negara Demi Menjawab Tantangan Zaman
Kemenag Tegaskan Tak Melarang Nikahan di Hari Libur
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?