Ratusan Kades di Demak Ikuti Sosialisasi Akuntabelitas Tata Kelola Dana Desa

2 Min Read
Para narasumber acara Sosialisasi Akuntabelitas Pengelolaan Dana Desa oleh BPK RI Perwakilan Jawa Tengah berfoto bersama para peserta, yakni kades dan bendahara desa. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com)- Sebanyak 343 kepala desa dan bendahara desa di Kabupaten Demak mengikuti Sosialisasi Akuntabelitas Pengelolaan Dana Desa, Selasa (03/06/2025). Acara gelaran BPK RI Perwakilan Jawa Tengah itu berlangsung di Pendapa Satya Bhakti Praja Demak.

Turut hadir Plh Bupati KH Muhammad Badruddin MPd berikut jajaran Forkompimda Kabupaten Demak. Selain juga narasumber dari Komisi XI DPR RI, H Musthofa, serta tentunya Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah Ahmad Luthfi H Rahmatullah.

Pada sambutan pembuka, Plh Bupati Badruddin menyampaikan, dalam pemanfaatan dana desa wajib hukumnya ditata kelola yang baik dan berintegritas. Berharap, acara sosialisasi oleh BPK RI tersebut menjadi media pembelajaran, sekaligus komitmen bersama menjaga integritas.

“Dana desa adalah amanat konstitusi untuk perkuat pembangunan dari akar rumput untuk mensejahterakan masyarakat. Maka itu harus dikelola secara transparan dan akuntabel,” tuturnya.

Maka diharapkan pula, kades kades mendapatkan pemahaman tentang regulasi pemanfaatannya. Sehingga setiap rupiah mampu memberikan manfaat. Serta bisa dipertanggungjawabkan, dalam rangka mengatasi kemiskinan ekstrim, kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan dan lainnya. Melalui pembangunan berbasis padat karya dan penggunaan bahan baku lokal

“Akuntabel itu bukan soal seberapa banyak tapi seberapa baik perencanaan, transparansi, dan seberapa baik dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” terang Gus Bad, demikian Muhammad Badruddin biasa disapa.

Diingatkan pula kepada para kades, sesungguhnya Allah menyuruh hambaNya bertanggungjawab dengan amanat yang diemban untuk makmurkan masyarakat. Maka itu diharapkan kades bisa bersinergi dengan camat dan pemda.

“Sehingga Demak betul terwujud menjadi daerah baldatun thoyyibatun warroburghafur,” tegas Plg Bupati Badruddin. rie-she

Share This Article