Loading ...

Cek Kesehatan Gratis untuk 53,8 Juta Siswa Mulai Agustus 2025

cek kesehatan gratis sekolah

Foto: kemenkes

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Menyambut tahun ajaran baru 2025/2026, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia meluncurkan program nasional Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh siswa di tingkat pendidikan dasar hingga menengah di seluruh Indonesia. Program ini akan mulai dilaksanakan pada Agustus 2025 dan menjadi bagian dari upaya membangun generasi sehat melalui pendekatan promotif dan preventif sejak dini.

Dilansir dari laman kemenkes, Rabu (23/7/2025), program cek kesehatan gratis ini dengan seruan kampanye “Sekolah mulai cek kesehatan gratis, jangan terlewat!”, Kemenkes mengajak orang tua, guru, dan siswa untuk aktif berpartisipasi dalam program ini.

CKG menargetkan 53,8 juta siswa di lebih dari 282 ribu sekolah, mencakup SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SLB, pesantren, hingga sekolah rakyat. Pemeriksaan akan dilakukan langsung di sekolah oleh tenaga kesehatan terlatih, tanpa dipungut biaya dan tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Jenis Pemeriksaan Berdasarkan Jenjang Pendidikan:

Anak SD (Usia 7–12 Tahun):

  • Status gizi
  • Tekanan darah & gula darah
  • Pemeriksaan telinga, mata, dan gigi
  • Deteksi TB & Hepatitis B
  • Kesehatan jiwa dan reproduksi (kelas 4–6)
  • Deteksi dini kebiasaan merokok (kelas 5–6)
  • Aktivitas fisik (kelas 4–6)
  • Riwayat imunisasi dasar (kelas 1)

Anak SMP (Usia 13–15 Tahun):

  • Status gizi dan aktivitas fisik
  • Tekanan darah, gula darah, dan kebiasaan merokok
  • Skrining TB, talasemia, dan anemia (kelas 7)
  • Pemeriksaan telinga, mata, dan gigi
  • Kesehatan jiwa dan reproduksi
  • Pemeriksaan Hepatitis B & C
  • Riwayat imunisasi HPV (siswi kelas 9)

Anak SMA (Usia 16–17 Tahun):

  • Pemeriksaan umum dan lanjutan
  • Deteksi anemia remaja putri (kelas 10)
  • Hepatitis B & C
  • Kesehatan jiwa dan reproduksi

Program ini dirancang untuk mendeteksi secara dini berbagai potensi gangguan kesehatan yang dapat memengaruhi tumbuh kembang dan prestasi belajar siswa. Pelaksanaannya akan dilakukan di jam sekolah tanpa mengganggu proses belajar, karena siswa cukup hadir seperti biasa.

Dengan kolaborasi antara fasilitas kesehatan, pihak sekolah, dan tenaga medis, program CKG diharapkan menjadi langkah awal untuk mempersiapkan kesiapan fisik dan mental generasi muda dalam menghadapi masa depan yang sehat dan produktif. she