By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: RSU Kardinah Tegal Isolasi Pasien dengan Gejala Mirip Corona
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

RSU Kardinah Tegal Isolasi Pasien dengan Gejala Mirip Corona

Last updated: 4 Februari 2020 09:47 09:47
Jatengdaily.com
Published: 4 Februari 2020 09:47
Share
Seorang pasien di RSUD Kardinah, Kota Tegal, Jawa Tengah dengan gejala mirip infeksi virus corona saat tiba di RS. Foto: wing
SHARE

TEGAL (Jatengdaily.com)– Seorang pasien di RSUD Kardinah, Kota Tegal, Jawa Tengah dirawat di ruang isolasi setelah mengalami gejala mirip infeksi virus corona. Pasien tersebut masih diobservasi.

Pasien merupakan seorang laki-laki berinisial W (24). Warga Kelurahan Krandon, Kecamatan Margadana itu dirujuk ke RSUD Kardinah dari Puskemas Margadana Senin (3/2/2020) siang setelah mengalami demam, batuk, dan sesak napas.

Pelaksana Tugas Direktur Utama RSUD Kardinah Hery Susanto membenarkan adanya pasien yang dirawat di ruang isolasi tersebut.

“Tadi dari puskesmas kirim ke Kardinah. Di Kardinah diantisipasi sebagai bentuk kesiapsiagaan. Kita oberservasi di ruang isolasi,” kata Hery saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler, Senin (3/2) malam.

Menurut Hery, sebelum dibawa ke puskesmas, pasien tersebut mengeluh batuk, sesak napas, dan demam selama empat hari. Gejala itu dialami setelah bertemu dengan temannya yang baru saja pulang dari China.

“Tiga minggu sebelumnya dia baru saja bertemu temannya di Jakarta. Temannya ini baru pulang dari China,” ungkap Hery.

Hery menegaskan, pasien tersebut baru diduga mengalami gejala layaknya orang yang terpapar virus korona. Tim dokter masih melakukan observasi terhadap kondisinya untuk memastikannya.

“Belum positif, itu masih dugaan. Menurut dokter, dari riwayatnya, pasien belum mengarah ke sana (virus korona). Sedang dilakukan rontgen dan pemeriksaan darah,” jelasnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tegal Yuli Prasetya mengatakan, pasien diisolasi di ruang isolasi karena secara kriteria masuk pemantauan atau pengawasan. “Masa obeservasi selama 14 hari. Prinsipnya untuk kewaspadaan,” kata Yuli. Wing-she

You Might Also Like

Telkom Siapkan Infrastruktur dan Layanan Telekomunikasi Jelang HUT RI di IKN
Rakerda BPD Abujapi Jateng Perkuat Sinergi dan Profesionalisme Jasa Pengamanan
Meningkatnya Kasus HIV/AIDS Akibat Salah Pergaulan
Ini Strategi BNPB Antisipasi Dampak Bencana saat Mudik Lebaran
Mancing Asik Semarang Zoo, Walikota Keliling Danau Naik ATV Sambangi Peserta
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?