FOTO: Harga Tembakau Basah di Selo Turun

2 Min Read

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Petani tembakau di daerah Selo Kabupaten Boyolali, menjalani masa panen sejak beberapa hari lalu. Kualitas tembakau di lereng Gunung Merapi ini, terbilang bagus pada tahun ini karena tak kena air hujan.

Menurut Sutar (56) petani di Dusun Jarak, Desa Jrakah, Kecamatan Selo Boyolali, sebenarnya tanaman tembakau jenis kenanga yang ditanamnya berkualitas bagus pada tahun ini. Kendati demikian harga jualnya malah turun dibanding tahun lalu.

Sutar memanen daun tembakau di ladangnya dan dijual dalam kondisi basah Rp 7.500/kilogram, mengalami penurunan harga dari tahun lalu yang bisa mencapai Rp 10.000/kilogram. Foto: yds


Petani tembakau yang tidak memiliki modal besar, memilih menjual daun basah karena tak perlu repot mengeringkan dan merajang yang butuh biaya besar juga. Foto: yds


Dengan menjual dalam kondisi daun basah, seusai dipetik langsung disetorkan pengepul yang sudah menunggu dan dikirim ke daerah Temanggung. Foto: yds


Meskipun harga turun namun petani mengaku tetap mendapat keuntungan dari hasil jual daun tembakau, karena kualitas bagus dan tak banyak tanaman yang rusak. Foto: yds


Petani tembakau setempat sempat mengalami kerepotan di awal masa tanam karena kesulitan mendapat pupuk. Foto: yds


Tembakau menjadi tanaman andalan warga yang bertempat tinggal di daerah rawan bencana Gunung Merapi ini, karena selalu tumbuh subur. Foto: yds


0
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.