Jaga Stok BBM, Pertamina Siapkan 45 Mobil Storage

Mobil storage Pertamina melakukan pengisian di SPBU non permanen yang berada di rest area jalan tol KM 456, Jumat (31/5/2019). Foto : Budhi.

UNGARAN (Jatengdaily.com) – Para pemudik yang menggunakan jalan tol Trans Jawa diimbau untuk mengisi tangki BBM penuh sebelum perjalanan pulang ke kampung halaman, kendati PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan BBM di sepanjang rest area tol mencukupi. Selama masa mudik lebaran, PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng-DIY menyiapkan 21 titik pengisian BBM dan 45 mobil storage (mobil tangki BBM) untuk menjaga stok BBM di kios pertamina.

‘’Kita siapkan 45 mobil storage untuk stand by di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi kerawanan kemacetan atau kepadatan kendaraan. Selama masa mudik kami siapkan 21 titik pengisian BBM, enam di antaranya SPBU permanen lengkap dengan rest area. Ketersediaan di sepanjang rest area tol kita pastikan cukup, jadi tidak perlu khawatir,’’ kata Manager Komunikasi dan CSR Pertamina MOR IV Jateng-DIY, Andar Titi Lestari di rest area jalan tol KM 456, Jumat (31/5/2019).

Menurut Andar, layanan Pertamina di SPBU cukup banyak sehingga antrian kendraan untuk mengisi BBM tidak terlalu panjang. Setidaknya di SPBU rest area KM 379 dan KM 519 disediakan sampai 50 nosel. ‘’Layanan pertamina banyak sekali. Itu semua bisa dimanfaatkan, sehingga tidak terjadi antrian panjang,’’ tandasnya sembari menyampaikan SPBU kantong bisa segera dioperasional untuk mempercepat waktu pendistribusian ke lokasi SPBU atau kios pertamina di sekitar jalan tol.

Andar mengungkapkan, Pertamina juga menyiapkan 60 motoris membawa 10 liter hingga 30 liter pertamax dan pertamina dex yang disiagakan di titik-titik yang menurut prediksi Jasa Marga dan kepolisian terjadi kepadatan dan kemacetan. ‘’Kita juga siapkan 14 titik kios pertamina dan kios kemasan. Jadi, insyallah ketersediaan BBM untuk mudik tahun ini kami jaga sekali,’’ tandasnya.

Andar memprediksi puncak konsumsi BBM tertinggi terjadi H-1 Lebaran. Karena pengalaman mudik tahun sebelumnya, puncak konsumsi BBM tertinggi terjadi H-1 lebaran ‘’Konsumsi BBM jenis gasoline (premium dan perta series) tertinggi akan terjadi pada H-1 Lebaran, bisa mencapai 60 persen dibanding rata-rata kondisi normal. Semua kita build up stok, bahkan kami di jajaran operasional stand by sampai 24 jam,’’ jelasnya.

Kata Andar, Pertamina bersinergi dengan pihak kepolisian untuk mendampingi membuka jalan ketika mobil tangki berada di tengah kemacetan atau akan melewati wilayah kemacetan. Sehingga waktu pendistribusian mobil SPBU kantong ke kios pertamina bisa lebih cepat. ‘’Ini sudah kami perhitungan, kami sinergikan dengan kepolisian. Mobil SPBU kantong datang maksimal 1 jam, pokoknya sebelum 1 jam bisa datang,’’ ujarnya.

Andar mengimbau pemudik mengisi tangki BBM penuh sebelum berangkat mudik. ‘’Silahkan mengisi BBM full tangki di SPBU permanen,’’ ucapnya. rus-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here