SEMARANG (Jatengdaily.com) – Drama “Tuan Kondektur” karya Anton Chekov terjemahan Deddy Sutomo, bercerita tentang seorang kondektur mengaku direktur datang mencari jodoh kepada seorang Mak Comblang.
Perempuan yang dikenal sebagai perantara mencari jodoh, diperankan oleh Ny Hamidah. Namun, ternyata kemudian, mereka malah saling jatuh cinta, dan tentu saja, setelah melalui adegan-adegan masing-masing bertahan dalam kepura-puraan demi harga diri.
Tuan Kondektur siap memberikan imbalan mahal sesuai permintaan Mak Comblang dengan syarat dapat menemukan jodoh yang sesuai dengan seleranya. Ny Hamidah pun justru tergiur dengan tawaran yang mahal tersebut.
Baru kemudian berakhir dengan keduanya saling berpaut hati.
Lakon ‘Tuan Kondektur’ ini digarap dengan apik, gaya Teater Lingkar dalam menyajikan cerita-cerita yang enak dinikmati alurnya dan perlu untuk direnungi.
“Para pemain, mereka semua adalah personil Teater Lingkar dalam memeriahkan Hari Jadi ke 39, sehari ditampilkan dua sisi. Sore mulai pukul 14.30 hingga selesai dan malam mulai pukul 19.30,” kata Penasehat Produksi Mas Ton Teater Lingkar yang sekaligus pendiri teater tersebut.
Penampilan ‘Tuan Kondektur’ yang diperankan oleh semua kru Teater Lingkar digelar di Gedung Kesenian Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Sabtu malam (27/10).
Syifa sebagai Ny Hamidah berperan Mak Comblang, Adhinar Pay sebagai Arifin Chaerul (Tuan Kondektur) dan Fredy Tatang memerankan Kenyung atau jongos. Sementara, Sutradara Eddy Murphin.
Adegan drama itu melukiskan tentang perjodohan, konflik kemanusiaan. Para penonton rata-rata remaja dan mahasiswa yang memadati gedung kesenian TBRS Jalan Sriwijaya No 29 Semarang Selatan.
Mas Ton Lingkar mengatakan, gelar karya inovasi ini setiap bulan digelar di Gedung Kesenian TBRS bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang dalam rangka memperingati HUT Teater Lingkar yang ke 39.
Sedangkan jadwal bulan depan pementasan drama juga diperankan oleh semua kru Teater Lingkar akan disajikan pada 23 Nopember 2019 dengan judul ‘Galak’.
“Lalu, untuk jadwal Desember dengan judul Aa, Ii, Uu masih menunggu jadwal tanggal mainnya. Kami sudah mengagendakan jadwal acara Teater Lingkar dalam memeriahkan Hari Jadi Teater Lingkar,” kata Mas Ton.
Dari pementasan drama tersebut, tambah Mas Ton, juga dikolaborasi dengan extra show Esari Biola, pementasan Tari Sakral, bengkel sastra Taman Maluku. Ugl–st
0



