Lawan Kalteng Putra, PSIS Khawatirkan Kabut Asap

0
86
Bambang Nurdiansyah, pelatih PSIS. Foto : zia

SEMARANG (Jatengdaily.com) – PSIS Semarang mengkhawatirkan masalah kabut asap ketika melawan tuan rumah Kalteng Putra, pada laga pekan ke 20 Liga 1 2019 di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, Selasa (24/9/2019).

Pelatih PSIS Semarang Bambang Nurdiansyah mengatakan pertandingan normal saja pemain gagal jantung mati sering terjadi.

” Masalahnya asap. Pertandingan yang normal saja, pemain gagal jantung bisa mati di lapangan. Sudah beberapa kali terjadi,” kata Bambang Nurdiansyah.

Pelatih yang akrab dipanggil Banur ini mengatakan jika terjadi hal yang tidak diharapkan ketika laga, berpengaruh kepada lisensi kepelatihan yang dimilikinya.

“Ijazah pelatih saya internasional (AFC Pro), latihan saja sekarang kalau ada pemain cedera dan tiba-tiba meninggal, kalau FIFA dan AFC tahu, sertifikat pelatih saya bisa dicabut. Jadi latihan harus ada dokter. Official Training harus ada ambulan, dan latihan biasa juga harus ada dokter,” jelas Banur.

Meski demikian Banur menegaskan masalah asap di Palangkaraya bukan menjadi alasan skuatnya tidak mau bertanding pada laga nanti.

“Kami tetap siap bermain. Bukannya kami tidak mau main, karena ini kompetisi. Tapi kami hanya respect ke pemain, jika sewaktu-waktu terjadi apa-apa,” jelasnya.

Mengenai target timnya, Banur menegaskan tetap menargetkan bisa curi poin lawan tuan rumah. Apalagi pada partai away ini, skuatnya bisa menurunkan kekuatan penuh baik lokal dan asing.

“Kami maksimal bisa curi poin, syukur syukur bisa tiga poin. Mereka sudah recovery, mental mereka juga sudah kembali bagus. Harapan saya besok sudah bisa bermain baik lagi dan melupakan kekalahan kemarin,” pungkas Banur. zia-yds

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here