By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Memasuki Musim Kemarau 4 Desa di Kabupaten Tegal Mulai Krisis Air
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Memasuki Musim Kemarau 4 Desa di Kabupaten Tegal Mulai Krisis Air

Last updated: 24 Juni 2019 13:26 13:26
Jatengdaily.com
Published: 24 Juni 2019 12:36
Share
Musim kemarau warga butuh dropiing air. Foto: wing
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com)- Memasuki musim kemarau tahun ini, sedikitnya empat desa di Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal mulai dilanda kekeringan. Merespon itu PMI setempat mengirim surat kepada Provinsi untuk melakukan persiapan dropping air bersih untuk meringankan beban warga.

Ketua PMI Kabupaten Tegal Imam Kusworo melalui Kepala Markas Sunarto mengatakan hingga saat ini sudah ad 4 Desa yang melaporkan adanya kekeringan. Desa-desa itu yakni Kertasari, Jatimulya, Harjosari dan Gembongda, semuanya di Kecamatan Suradadi.

“Terkait itu kita akan mulai melakukan distribusi air bersih. Kita sudah kirimkan surat ke PMI Provinsi untuk peminjaman mobil tangkinya,” katanya, Senin (24/6/2019).

Menurut Sunarto, rencananya distribusi air bersih akan dilakukan pada Selasa pekan depan. Adapun target penyaluran sekitar 375.000 liter.

Sunarto mengungkapkan, dari data yang dimiliki, ada 19 Desa di lima Kecamatan yang mengalami kekeringan pada 2018 lalu. Kelima kecamatan itu yakni Suradadi, Warureja, Jatinegara, Balapulang, dan Kedungbanteng.

“Tahun lalu kita melakukan dropping air bersih sebanyak 492.000 liter di lima kecamatan itu,” tandasnya.

Ditambahkan Sunarto, jumlah paling banyak yakni di Warureja sebanyak 212.000 liter kemudian Suradadi 154.000 dan Jatinegara 112.000. Sedangkan Kedungbanteng dan Balapulang masing-masing 8.000 dan 6.000 liter.wing–she

You Might Also Like

KAI Wisata Dukung Tenaga Ahli Daya
1 Juta Dosis Vaksin Gelombang II Didistribusikan di Kota Semarang dan Surakarta
Penumpang Salah Naik KA Masih Terjadi Di Daop 4, Begini Tips Untuk Menghindarinya
Mahasiswa Unissula Juara 1 Debate Tournament ATHENA 2025
BNN Ungkap 21 Kasus Narkoba di Jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?