Daerah Lain Perlu Meniru Desa Percontohan Siaga COVID-19 di Rembang

Relawan membagikan masker merah putih kepada pengguna jalan yang melintas di sekitar Balai Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, Rembang. Pembagian masker ini merupakan bagian dari upaya PT Semen Gresik mendukung upaya pemerintah dalam penanggulangan Covid-19.Foto:ist

REMBANG (Jatengdaily.com) – Sebagai BUMN yang ditunjuk menjadi koordinator penanganan Covid-19, PT Semen Gresik terus bergerak mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan sebagai bencana nasional nonalam. Salah satunya berupa Desa Percontohan Siaga Covid-19 di Desa Tegaldowo, Kecamatan Gunem, yang diresmikan Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto, Sabtu (8/5) lalu.

Desa Percontohan Siaga Covid-19 ini merupakan kolaborasi positif antara Semen Gresik (SG) dengan pemerintahan desa di sekitar perusahaan untuk mencegah penyebaran pandemi ini. Sebelumnya, kolaborasi serupa untuk melawan Covid-19 juga sudah sering dilakukan, baik di rumah warga maupun fasilitas umum yang ada di wilayah Desa Tegaldowo.

Selain penyemprotan disinfektan, edukasi dan sosialisasi waspada Covid-19, rumah karantina bagi perantauan yang pulang ke kampung halamannya saat pandemi hingga penyediaan tandon air kapasitas 1.000 liter di setiap gang yang ada di Desa Tegaldowo.

Kapolres Rembang AKBP Dolly A Primanto mengatakan kerja sama lintas sektoral dan keterlibatan aktif berbagai elemen harus terus diperkuat dalam penanggulangan Covid-19. DesaTegaldowo merupakan desa ketiga di Rembang yang sudah berstatus Desa SiagaCovid-19. Pihaknya mengapresiasi Semen Gresik yang banyak membantu dalam kegiatan pencegahan penyebaran Covid-19, tidak hanya di Tegaldowo saja, namun juga wilayah Rembang lainnya.

“Saya berharap warga Tegaldowo hingga kades beserta perangkat terus memotivasi para perantauan yang pulang kampung dan untuk sementara diisolasi di rumah karantina. Saya sangat mengapresiasi semoga makin banyak desa yang juga peduli dengan penanggulangan pandemi ini,” kata AKBP Dolly A Primanto.

Saat kegiatan peresmian Desa Percontohan Siaga Covid-19 di Desa Tegaldowo juga dilakukan aksi bagi masker merah putih kepada masyarakat dan penyerahan secara simbolis tali asih dari Semen Gresik kepada enam warga yang telah selesai menjalani masa karantina. Selama 14 hari, enam warga yang merupakan perantauan dari sejumlah kota zona merah corona seperti DKI Jakarta tersebut menghuni rumah karantina Covid-19 Desa Tegaldowo.

Satgas BUMN Tanggap Bencana Nasional Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Rembang yang dikoordinatori PT Semen Gresik menyediakan berbagai fasilitas di rumah karantina tersebut. Mulai dari disinfektan chamber, APD lengkap, puluhan kasur busa, bantal, selimut, televisi, kipas angin, masker dan lainnya.

Kepala Unit Komunikasi dan Bina Lingkungan PT Semen Gresik Syaicul Amin mengatakan selain Desa Tegaldowo, jajarannya sudah dan terus melakukan upaya pencegahan Covid-19 di desa-desa lain sekitar perusahaan, baik yang ada di wilayah Rembang maupun Blora.

Salah satu bentuknya berupa realokasi anggaran progam Forum Masyarakat Madani (FMM) yang dikucurkan Semen Gresik untuk desa sekitar perusahaan. Realokasi sebesar 30 % anggaran FMM itu dimaksimalkan untuk pencegahan Covid-19. Bentuknya bisa berupa pendirian rumah karantina Covid-19 atau lainnya.

“Tahun 2020, anggaran FMM untuk masing-masing desa sekitar Semen Gresik sebesar Rp250 juta (Kecuali Desa Tegaldowo besarnya Rp500 juta). Dari jumlah itu, sebesar 30 % boleh digunakan untuk operasional penanggulangan Covid-19,” jelas Syaicul Amin.

Kepala Desa Tegaldowo Kundari mengucapkan terima kasih atas kontribusi Semen Gresik dalam penanganan Covid-19 di desanya. Menurutnya berbagai bantuan itu sangat membantu warga agar lebih siap menghadapi Covid-19.
“Kegiatan yang dilakukan banyak sekali, termasuk pemberian multivitamin untuk guru-guru TPQ. Terima kasih kami sangat mengapresiasi sekali,” tandas Kundari. st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here