Investor Asing Lebih Patuh Ikutkan BPJAMSOSTEK Karyawannya

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Semarang Pemuda, Teguh Wiyono mengatakan, investor atau perusahaan asing dari luar negeri (LN) lebih patuh memberi perlindungan kepada karyawannya, ketimbang perusahaan dari dalam negeri.

Hal ini ditandai dengan semua karyawannya yang diberi perlindungan keikutsertaan BPJAMSOSTEK. Terutama mendaftarkan karyawannya untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

”Minimal untuk dua program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM),” jelasnya, Selasa (18/2/2020).

Namun, pihaknya terus mensosialisasikan ke perusahaan-perusahaan untuk terus memberi perlindungan bagi tenaga kerjanya.

Termasuk menurutnya, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi nantinya, terkait akan eksodusnya puluhan perusahaan dari luar Jawa Tengah, yang akan masuk ke Jawa Tengah, diantaranya masuk ke Kota Semarang.

”Kita terus bersinergi dengan sejumlah pihak, juga Pemkot Semarang dan Dinas Penanaman Modal Pelayan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang untuk memberi jaminan sosial pekerja. Apalagi saat ini, ada sejumlah investor asing yang masih dalam taraf mengajukan ijin usahanya di Kota Semarang,” jelasnya.

Sementara itu, dari akuisisi kepesertaan dan pembayaran klaim sampai dengan 17 Februari 2020, kantor cabang Semarang Pemuda menurutnya, telah membayar klaim dengan total Rp 41.658.764.760 untuk semua program. Sedangkan yang terbanyak adalah untuk klaim program JHT untuk 2.776 kasus dengan nominal Rp 35.197.856.974. she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here