Melanggar dan Picu Kemacetan, Dishub Periksa 25 Juru Parkir

Suasana penertiban kendaraan menjelang Lebaran di kota Semarang. Foto: Ugl

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang dan Satlantas Polrestabes Semarang, mulai melakukan penertiban parkir kendaraan di sejumlah titik. Para petugas menyisir juru parkir yang dinilai melanggar aturan.

Kabid Pengendalian dan Penertiban, Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan, penertiban para juru parkir yang ada di wilayah Pasar Peterongan, Jalan MT Haryono, wilayah Jurnatan, dan Jalan KH Agus Salim.

“Kali ini, para juru parkir yang melanggar rambu larangan parkir, parkir dua shaf atau lebih, pelanggaran tarif parkir, dan perizinan parkir kami tertibkan,” kata Danang, Senin (18/5).

Dikatakan,  petugas sudah memeriksa 25 jukir (juru parkir). Ada 13 yang melanggar. Dia pun selanjutnya meminta, kendaraan yang parkir di tempat larangan untuk segera pindah ke tempat yang lain.

Para juru parkir ini diharapkan lebih tertib dan tidak sembarangan menggunakan lahan untuk parkir. Pasalnya, hal ini bisa memicu kemacetan. Juru parkir juga diminta untuk tidak memungut tarif parkir lebih dari ketentuan. Tarif parkir untuk roda dua Rp 2.000, roda empat Rp 3.000.

Danang juga mengingatkan para juru parkir untuk memakai masker dan sarung tangan sebagai antisipasi penularan covid-19. Dari hasil penertiban, masih ada juru parkir yang tidak melaksanakan protokol kesehatan.

“Kami juga membagikan masker dan sarung tangan untuk juru parkir dan, sebagian kami suruh beli di toko terdekat,” tambahnya. Ugl-st

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here