By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Musim Hujan, Dinkes Ingatkan Bahaya DB
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Musim Hujan, Dinkes Ingatkan Bahaya DB

Last updated: 6 Januari 2020 20:32 20:32
Jatengdaily.com
Published: 6 Januari 2020 20:32
Share
dr Moch Abdul Hakam
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Dinas Kesehatan kota Semarang mengingatkan bahaya penyakit demam berdarah (DB), tipes dan diare pada musim hujan bulan Januari ini. Data tahun 2019 menyebutkan 14 orang meninggal dunia akibat DB.

Kepala Dinas Kesehatan kota Semarang dr Moch Abdul Hakam ketika dikonfirmasi mengatakan, DB ditandai dengan demam akut hingga 5 hari. Jika mengalami demam tersebut, penderita diimbau untuk segera diperiksakan ke puskesmas atau rumah sakit terdekat.

“Kalau tidak segera mendapat perawatan kesehatan secara intensif, penderita DB dapat meninggal dunia,” katanya, Senin (6/1/2020).

Dikatakan, pencegahan penyakit DB dilakukan dinas kesehatan dengan melakukan sosialisasi pembasmian jentik nyamuk dari tingkat kecamatan hingga RT. Selain itu juga peningkatan SDM di puskesmas, rumah sakit hingga pengkaderan pencegahan dan pemberantasan DB.

“Kami juga membuat konten video di media sosial terkait pencegahan penyakit DB, karena saat ini promosi dan sosialisasi paling efektif yakni melalui media sosial,” ujarnya.

Untuk diketahui, dari website Dinkes DKK Semarang menyebutkan, pada tahun 2019 terdapat 440 penderita DB dengan 14 korban jiwa. Sedangkan diawal tahun 2020 terdapat dua warga yang positif mengidap peyakit DB, meski kota Semarang baru memasuki musim penghujan.

“Dari pengolahan data diwebsite kami, nanti dibulan April 2020 akan dilakukan evaluasi program yang telah dilakukan,” terangnya.Ugl –st

You Might Also Like

Gembleng Kader di Magelang, Iqbal Minta Partai Golkar Bangkit dan Kian Hebat
Vaksinasi COVID-19 Dahulukan Usia Produktif, Begini Penjelasan Satgas
Sambut 9.011 Mahasiswa Baru, Unissula PTS dengan Jumlah Maba Terbanyak se-Jateng
Suzuki Carry Milik Pedagang Tas Terbakar
Partai Buruh Siap Perjuangkan Kaum Pekerja di Pemilu 2024
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?