Pelanggar protokol kesehatan dihukum push-up. Foto: dok/jdc/adri

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Satpol PP Kota Semarang kembali menggelar razia protokol kesehatan di beberapa titik keramaian, Selasa (28/7/2020).

Masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker harus rela menerima hukuman 15 kali push-up dan menghafalkan sila Pancasila.

Kepala Satpol PP Fajar Purwoto mengatakan, beberapa orang pelanggar yang tidak memakai masker dihukum dengan 15 kali push-up dan menghafalkan sila Pancasila lantaran peraturan walikota (Perwal) PKM belum mengatur sanksi penyitaan KTP.

“Jadi para pelanggar ini kita hukum suruh push-up 15 kali ditambah dengan melafalkan Pancasila. Supaya kapok,” ujar Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto, Selasa (28/7/2020).

Fajar menyebut, para pelanggar yang terjaring razia ialah driver mobil penyuplai barang di Superindo, pedabang di Pasar Karangayu, dan  tiga pegawai kafe di Pasar Bulu.

“Pelanggarnya hanya ada di tiga tempat itu. Karena, di Swalayan Giant dan DP Mall, seluruh pengunjung dan karyawan sudah memakai masker,” pujinya.

Fajar meminta masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan protokol kesehatan seperti memakai masker, dan jaga jarak.

“Tolong lah yang disiplin, kita tidak tahu corona datangnya kapan dan darimana. Kami ini juga sudah capek, sudah enam bulan Corona ada di Kota Semarang,” tandasnya. adri-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here