By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: PDP, Nakes PKM Sayung 2 Dimakamkan Secara Protokol Covid-19
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PDP, Nakes PKM Sayung 2 Dimakamkan Secara Protokol Covid-19

Last updated: 7 Juni 2020 21:15 21:15
Jatengdaily.com
Published: 7 Juni 2020 21:15
Share
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Seorang tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas (PKM) Sayung 2, YW meninggal dunia saat menjalani perawatan di RSUD Sunan Kalijaga, Sabtu (6/6) petang.

Meski hasil swab belum ada, pasien dalam pengawasan (PDP) warga Sayung itu dimakamkan dengan standar protokol penanganan covid-19.Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Demak dr H Singgih Setyono menjelaskan, almarhumah YW adalah perawat di PKM Sayung 2.

Sebelum meninggal dunia, yang bersangkutan sempat menjalani perawatan di dua rumahsakit di Semarang.

“Sepulang dari perawatan yang kedua, almarhumah menurun kondisinya. Kemudian dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga, namun baru dua hari menjalani perawatan di ICU, beliau meninggal dunia.

Seperti biasa kalau ada yang meninggal dan diduga covid-19, maka tindakan medis yang dilakukan sesuai standar  covid-19. Termasuk tracing orang-orang pernah kontak dengan yang bersangkutan, sambil menunggu hasil swab,” kata dr Singgih Setyono, yang juga Sekda Kabupaten Demak itu, Minggu (7/6). 

Walau demikian, menurutnya, PKM Sayung 2 yang berlokasi di Desa Tambakroto tempat almarhumah pernah bertugas tetap buka melayani pasien. Sebagaimana sebelum meninggalnya YW, semua nakes yang bertugas wajib mengenakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar. 

Mengenai jumlah pasien covid-19 yang setiap hari cenderung meningkat jumlahnya, dr Singgih Setyono menjelaskan, perkembangan yang cukup banyak di Demak karena Gugus Tugas  memang tengah melakukan pemeriksaan rapid test yang masif.

Terutama pada klaster seperti Pasar Sayung, Karangawen, Bintoro dan pasar lainnya. “Sehubungan itu langkah-langkah edukasi mengenai standar kesehatan penanganan covid-19 terus dilakukan pada masyarakat agar selalu waspada. Kami lebih memilih  menerapkan upaya persuasif, dengan harapan masyarakat dapat lebih menerima tanpa menimbulkan kepanikan,” urainya.

Per tanggal 6 Juni, jumlah pasien positif covid-19 di Kabupaten Demak ada 86 orang. Sebanyak 51 orang sedang menjalani perawatan  dan isolasi, 23 pasien sembuh, dan 12 meninggal dunia. rie-she

You Might Also Like

Satupena Jawa Tengah akan Terbitkan 4 Buku Tahun ini
Diduga Salahgunakan Narkoba, Ardhito Pramono Ditetapkan jadi Tersangka
KJRI Jeddah Dukung Pemulihan Usaha Toko dan Rumah Makan Indonesia
Bareskrim Lakukan Penyidikan Kasus Gagal Ginjal Akut
Ini Lima Daerah Terdampak Luapan Sungai Bengawan Solo
TAGGED:Nakes demak Covid-19Nakes di demak meninggal
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?