Warga di Kota Tegal yang mengungsi di Kecamatan Margadana akibat rumah mereka terkena banjir, kini telah kembali ke rumahnya masing-masing pasca banjir surut. Foto: wing

TEGAL (Jatengdaily.com)- Hujan yang melanda wilayah Kota Tegal mengakibatkan sungai Kali Kemiri meluap. Akibatnya, dua Kelurahan terendam banjir.

Buntut dari peristiwa itu puluhan orang mengungsi ke dua lokasi berbeda yakni di Pendopo Kecamatan Margadana dan Mushola. Bantuan berupa ratusan nasi bungkus pun dibagikan kepada warga yang terdampak.

Plt Camat Margadana Kota Tegal M Ali Rosyidi mengatakan wilayah yang terdampak banjir yakni di Kelurahan Sumurpanggang di RW1 yang meliputi RT01, 02, 03, 04, 05, 06, 07 dan RW02 di RT01, 02, 03, 07, 08, 09. Kemudian di wilayah Kelurahan Kalinyamat Kulon

“Sedangkan jumlah warga yang mengungsi di Kecamatan sebanyak 35 KK 75 warga sedang di Mushola sebanyak 20 orang,” katanya, Minggu (26/1/2020).

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal Andri Yudi Setiawan mengatakan banjir disebabkan limpasan air sungai kemiri. Kondisinya saat ini sudah mulai surut bahkan kabar terakhir sudah di bawah normal.

“Dari EWS terakhir saat ini sudah berada di bawah normal,”ujarnya.

Meski begitu, kata Andri, pihaknya terus waspadai. Sebab, kemungkinan 2 hari kedepan Kota masih dilanda hujan dengan intensitas sedang.

“Penanganan yang dilakukan berupa penyaluran Logistik, pengurusan pengungsi kebutuhan dasar dan evakuasi,”jelasnya.

Yudi menambahkan, jika terjadi lonjakan pengungsi, maka pihaknya akan merekomendasikan adanya SK bencana dari Wali Kota Tegal. wing-she

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here