By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Rekonstruksi Pembunuhan Keji Sukoharjo, Korban Ada yang Ditusuk 7 Kali
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Rekonstruksi Pembunuhan Keji Sukoharjo, Korban Ada yang Ditusuk 7 Kali

Last updated: 27 Agustus 2020 18:36 18:36
Jatengdaily.com
Published: 27 Agustus 2020 18:36
Share
Reka adegan kasus pembunuhan empat orang sekeluarga di Baki Sukoharjo. Foto: humas polda jateng
SHARE

SUKOHARJO (Jatengdaily.com) – Kasus pembunuhan keji empat orang sekeluarga di Baki Sukoharjo, dilakukan rekonstruksi Rabu (27/8/2020). Rekonstruksi digelar di Halaman Mapolres Sukoharjo dengan mempraktikkan 51 adegan dengan tersangka Herry.

“Kejadian berawal pada Rabu (19/8/2020) dini hari pukul 01.00 WIB di mana pelaku datang ke rumah korban untuk mengembalikan mobil dan menyerahkan uang setoran karena pelaku ini menjalankan mobil korban untuk ojek online,” terang Kapolres, AKBP Bamnbang Yugo Pamungkas.

Saat di rumah korban pelaku disambut oleh Sri Handayani dan dipersilahkan masuk, karena sudah kenal dekat dan akrab tidak menaruh rasa curiga. Korban Sri Handayani kemudian kembali ke kamar. Sedangkan pelaku menunggu di ruang tamu sambil bermain game dari ponselnya. Pelaku bermain game sekitar satu jam. Di saat itulah pelaku muncul niatan untuk menguasai harta korban. Karena pelaku kepepet utang hingga Rp. 60 juta lebih.

Pukul 02.00 WIB, pelaku menuju dapur dan mengambil pisau milik korban. Pisau dapur ini dibawa pelaku yang disimpan di tangan kirinya. Pelaku kemudian memanggil Sri Handayani yang ada di dalam kamar.

Saat korban keluar kamar, pelaku menyerahkan uang setoran rental mobil Rp250.000 ke Sri Handayani tepat di depan kamar. Sambil memegang uang setoran ditangan kanannya, Sri Handayani langsung ditikam pisau dapur tepat di bagian ulu hati. Dalam rekonstruksi Sri Handayani di tusuk 3 kali di bagian perut.

Mendengar keributan itu, Suranto sebagai suami keluar kamar menghampiri mereka. Lantas pelaku menusukan pisau kebagian tubuh Suranto sebanyak 5 kali hingga Suranto tersungkur bersimbah darah.

Kemudian anak pertama mereka, Rafael, 10, menangis menyaksikan kedua orangtuanya jatuh bersimbah darah. Melihat anak pertama korban menangis, pelaku menikamnya hingga terjatuh di dekat orang tuanya.

Kemudian terdengar tangisan anak kedua Suranto, Dinar, 5. Pelaku dengan membabi buta menikamnya dengan pisau hingga tersungkur. Dinar mendapati luka tusukan paling banyak, yakni tujuh luka tusuk. Pelaku terus menusukkan pisau dapur karena melihat tubuh Dinar masih bergerak.

Setelah membunuh, pelaku munuju kamar mandi untuk mencuci tangan dan juga bajunya. Saat itu pelaku juga sempat untuk minum dengan mengambil air minum yang ada di dalam kulkas.

Pelaku selanjutnya mencari STNK, BPKB, KTP milik korban dan kunci mobil di rumah tersebut. Pelaku berniat membawa mobil Toyota Avanza warna putih milik korban.

Namun niat korban terhenti saat di garasi melihat sepeda motor Megapro milik korban. Pelaku membawa sepeda motor milik korban sekitar pukul 03.30 WIB.

Saat keluar, korban mengunci pintu rumah. Selain membawa pisau, pelaku membawa baju yang digunakan saat eksekusi dan sudah dibersihkan dan dompet.

Dengan menggunakan sepeda motor Megapro milik korban, pelaku menuju sungai di daerah Banyudono dan membuang barang bukti tersebut.

Setelah itu pelaku menitipkan sepeda motor di salah satu penitipan di Kartasura. Pelaku lantas memesan ojek online menuju rumah korban untuk mengambil satu unit mobil Toyota Avanza warna putih. Setelah itu pelaku menjual mobil tersebut seharga Rp82 juta. yds

You Might Also Like

Harga Beras Melonjak, Pemerintah Gelontorkan Bansos dan Operasi Pasar
Peringatan HUT RI di Solo Tanpa Malam Tirakatan
Tanah Longsor Banjarnegara, Empat Korban Meninggal Berhasil Dievakuasi
Pembangunan RS Corona di Pulau Galang Dikebut
JHNU Kota Semarang Zarkasi ke Bali, Perkuat Ukhuwah dan Spirit Keislaman
TAGGED:pembunuhan sukoharjopolres sukoharjorekonstruksi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?