By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: KKN Undip di Desa Mendongan Perkenalkan Pengolahan Pupuk Organik
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

KKN Undip di Desa Mendongan Perkenalkan Pengolahan Pupuk Organik

Last updated: 6 Februari 2020 16:08 16:08
Jatengdaily.com
Published: 6 Februari 2020 16:08
Share
SHARE

UNGARAN (Jatengdaily.com)- Memasuki minggu keempat pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Tim I KKN Undip di  Desa  Mendongan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang melakukan pengolahan sampah rumah tangga di Desa Mendongan untuk dijadikan sebagai pupuk organik.

Pemilihan kegiatan pengolahan sampah untuk dijadikan sebagai suatu bahan produktif. Hal ini didasarkan pada permasalahan desa yaitu mengenai lingkungan dan utamanya mengenai persoalan sampah yang masih belum cukup optimal dalam hal pengelolaan dan penanganannya.

Sehingga tercetus ide untuk melakukan pengolahan sampah yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat desa dan disisi lain juga dapat membantu mengentaskan permasalahan desa serta dukungan penuh juga diberikan oleh Dosen Pembimbing Lapangan yakni Ir RTD Wisnu Broto MT, Dr Dra Wilis Ari Setyati MSi, Bagus Rahmanda SH MH  serta Ketua P2KKN (Pusat Pelayanan Kuliah Kerja Nyata) Fahmi Arifan ST MEng.

Hafizh Dhani mahasiswa Teknik Lingkungan Undip mengatakan bahwa dalam pengolahan sampah dan limbah industri rumahan yang dibuat menjadi pupuk dilakukan dengan metode Takakura Home Method Composting dimana pembuatan pupuk ini membutuhkan waktu selama dua minggu.

“Proses pembuatannya menggunakan keranjang sampah yang mana pada dinding-dindingnya dilapisi oleh kardus sebagai alat utama,  kemudian bahan-bahan lain yang dibutuhkan sebagai isian seperti sekam padi dan sampah hasil kegiatan rumah tangga yang terdiri dari sayuran, buah-buahan dan sisa nasi. Untuk mempermudah pengomposan menggunakan cairan EM4 serta air secukupnya dan ditempatkan pada tempat yang teduh,”  Tutur Hafizh Dhani

Selain tujuannya untuk mengentaskan  persoalan sampah, pengenalan metode Takakura ini juga dirasa lebih efisien dan mudah diterapkan di masyarakat, hal tersebut terlihat dari antusiasme masyarakat dalam pembuatan pupuk organik dengan metode Takakura ini, karena metode ini juga mengedepankan kebersihan dan minim bau, sehingga masyarakat lebih nyaman dalam proses pengomposan.

TIM KKN yang beranggotakan Hafizh Dhani (FT), Adrian Okta (FPIK), Ihsan Fadhli (FPIK), Genio Krisna (FH),  Dhila Ayuningtyas (SV), serta Fannisa Pitamouldi (FIB) juga mendapat apresiasi yang positif dari Kepala Desa Mendongan, Yulianto SPdI.

“Pengolahan sampah rumah tangga melalui pupuk dengan metode Takakura merupakan suatu program yang cukup menarik dan diharapkan dapat menjadi solusi bagi persoalan sampah di Desa Mendongan,” ujar Yulianto di Balai Desa Mendongan.

Dengan diperkenalkannya metode pengolahan sampah untuk dijadikan pupuk organik yang tidak menimbulkan bau dan tidak menghasilkan belatung, kedepannya kegiatan pengolahan sampah dengan metode tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan  sehingga mampu membantu mengentaskan permasalahan sampah di lingkungan Desa Mendongan. Disamping itu apabila diolah dengan baik maka tidak menutup kemungkinan olahan pupuk tersebut akan membawa manfaat ekonomis bagi warga Desa Mendongan. she

You Might Also Like

Sebanyak 7.511 Narapidana di Jateng Peroleh Remisi
Posyandu untuk Remaja di Sayung Demak, Beri Layanan Konseling
Semen Gresik Raih Best Annual Report dalam Ajang PRIA 2022
Mendorong Efisiensi dan Keberlanjutan lewat Layanan Transformasi Digital dan Otomasi di Sektor Industri
Antrean Pemakaman hingga 2 Hari, Warga Pamulang Urus Mandiri yang Meninggal karena Covid
TAGGED:di desa mendongankkn undipolah sampahorganik
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?