By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Tren Kasus COVID-19 di Semarang Menurun
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tren Kasus COVID-19 di Semarang Menurun

Last updated: 9 November 2020 19:26 19:26
Jatengdaily.com
Published: 9 November 2020 19:26
Share
Ilustrasi
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Gugus tugas penanganan percepatan COVID-19 Kota Semarang terus berupaya menekan angka kasus baru dan mempercepat angka kesembuhan. Update data COVID-19 kota Semarang tanggal 9 November 2020 pukul 15.00 WIB kasus aktif sejumlah 487 dengan rincian 354 KTP Semarang dan 133 luar Semarang.

Data resmi yang dirilis DKK Semarang melalui social media @dkksemarang tadi malam di-cut off per 8 November, menunjukan penurunan angka kumulatif sejumlah 24 kasus.

Menurut keterangan Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Muhammad Abdul Hakam, rata-rata tren kasus COVID-19 di Kota Semarang dalam dua pekan terakhir mengalami penurunan dan angka kesembuhan yang terus meningkat.

“Hari Minggu, 8 November kemarin kita baru saja memulangkan 30 pasien yang sudah dinyatakan sembuh dan selesai isolasi di Rumah Isolasi Rumdin. Hari ini pulang lagi 30 pasien. Jumlah yang masih dirawat di Rumah Isolasi Rumdin saat ini 94,” katanya, Senin (9/11/2020).

Meskipun mengalami penurunan tren kasus, masih ada dua kecamatan yang memiliki kasus aktif yang cukup tinggi. Menanggapi hal tersebut Hakam telah memberikan instruksi kepada jajaranya untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan proses penyembuhan pasien.

“Sudah saya perintahkan kepada seluruh puskesmas yang ada di Semarang Barat untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan proses penyembuhan. Sebagian banyak yang dirawat di rumah isolasi Rumdin dan sayapun setiap hari ke Rumdin untuk visite dan treatment pasien agar mempercepat proses kesembuhan di sana,” tandasnya.

Dijelaskan dalam keterangannya, kasus aktif di Semarang masih berasal dari 3 cluster terbesar yakni keluarga, perusahaan dan perkantoran. “ Terbanyak masih dari cluster keluarga,” jelasnya.

Hakam menghimbau kembali kepada seluruh masyarakat untuk tetap disipilin menerapkan protokol Kesehatan. “Kuncinya ada di disiplin. Kalau kita semua menerapkan protoko kesehatan sesuai dengan instruksi pemerintah, insyallah angka kasusnya bisa terus ditekan, ” pungkasnya. adri-yds

You Might Also Like

Kenaikan Tarif PDAM di Demak Diminta Dikaji Ulang
Jelang Pengumuman PPDB, Disdik Panen Komplain
Pecinta Mie Pedas Bisa Merapat di Kedai Qua Mera
Keluar Penjara, Ahmad Dhani akan Kembali Bermusik dan Menulis Buku
Soal Usulan TNI/Polri Tugas di Kementerian Belum Mendesak
TAGGED:COVID-19kasus aktif covid-19Kota Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?